Breaking News:

Berita Bali

Tilep Dana KUR di Salah Satu Bank BUMN Cabang Kuta, IB Gede Subamia Dituntut 7 Tahun Penjara

terdakwa yang bekerja pada bagian marketing dan mengurus kredit di bank tersebut menilep dana KUR, dengan nilai kerugian sekitar Rp 890 juta

Penulis: Putu Candra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Candra
Agus Suparman didampingi Manik Yogiartha selaku penasihat hukum terdakwa IB Gede Subamia saat di persidangan Pengadilan Tipikor Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Ida Bagus Gede Subamia (33) dituntut pidana penjara selama tujuh tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Terdakwa dituntut karena dinilai terbukti bersalah terkait perkara dugaan korupsi dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) di salah satu bank BUMN cabang Kuta, Badung.

Diketahui, terdakwa yang bekerja pada bagian marketing dan mengurus kredit di bank tersebut menilep dana KUR, dengan nilai kerugian sekitar Rp 890 juta.

Terungkap, uang hasil korupsi digunakan oleh terdakwa untuk judi online dan memenuhi kebutuhan pribadinya.

Baca juga: Diduga Bobol Data Nasabah di ATM Bank BUMN Wilayah Denpasar, Dua WN Turki Diadili

Surat tuntutan dibacakan tim JPU dikomandoi oleh Jaksa Dewa Arya Lanang Raharja dalam sidang yang digelar secara daring di persidangan Pengadilan Tipikor Denpasar, Rabu, 8 September 2021.

Terhadap tuntutan JPU itu, terdakwa melalui penasihat hukumnya akan mengajukan pembelaan secara tertulis.

"Terhadap tuntutan ini, kami selaku penasihat hukum terdakwa akan menanggapi dalam pembelaan tertulis," ucap Kadek Agus Suparman didampingi Gde Manik Yogiartha kepada majelis hakim tipikor.

Sementara itu dalam surat tuntutan JPU, terdakwa dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melangggar Pasal 2 Ayat (1) Jo Pasal 18 UI No.31 Tahun 1999 yang telah diubah dan diperbaharui dengan UU No.20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

 "Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Ida Bagus Gede Subamia dengan pidana penjara selama tujuh tahun dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, dengan perintah tetap ditahan," tegas Jaksa Heny F Rahayu.

Juga terdakwa dijatuhkan pidana denda sebesar Rp 250 juta subsider enam bulan kurungan.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved