Breaking News:

Jika Kasus Covid-19 di Denpasar Terus Melandai, Isoter Nantinya Akan Difokuskan di Sanur

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, dari 9 tempat Isoter, 2 tempat sudah kosong.

Penulis: Putu Supartika | Editor: Eviera Paramita Sandi
Tribun Bali/Rizal Fanany
Kunjungan kerja Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo di Provinsi Bali untuk meninjau fasilitas isolasi terpusat (isoter) di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, Denpasar, Minggu 29 Agustus 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR- Sejak 2 minggu terakhir, kasus positif Covid-19 di Kota Denpasar, Bali mengalami penurunan.

Hal ini pun berdampak pada menurunnya tingkat keterisian bed isolasi terpusat (Isoter) di Denpasar.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai mengatakan, dari 9 tempat Isoter, 2 tempat sudah kosong.

Dua tempat Isoter yang sudah kosong yakni Bapelkesmas Provinsi Bali dan salah satu hotel di Desa Sidakarya.

Untuk Bapelkesmas memiliki kapasitas 56 bed dan hotel di Sidakarya memiliki kapasitas 184 bed.

"Dengan kosongnya dua tempat Isoter ini maka saat ini Denpasar masih memiliki 7 tempat Isoter," kata Dewa Rai, Kamis 9 September 2021.

Nantinya menurur Dewa Rai jika kasus terus melandai, tempat Isoter akan difokuskan di hotel yang berada di kawasan Sanur.

Hal ini dikarenakan hotel tersebut memiliki kapasitas bed yang banyak.

Selain itu, juga akan mengurangi persebaran petugas baik dari petugas medis, Satpol PP, dan BPBD.

"Nanti kami fokuskan di tempat Isoter yang berada di Sanur. Mungkin ke dua atau tiga tempat Isoter," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved