Berita Jembrana
Walau Pariwisata Sudah Dibuka Kembali, Objek Wisata Baluk Rening Jembrana Masih Sepi Pengunjung
Seorang pedagang keliling, Sulaiman, warga Kelurahan Lelateng Kecamatan Negara mengaku, bahwa pengunjung sangatlah sepi
Penulis: I Made Ardhiangga Ismayana | Editor: Wema Satya Dinata
TRIBUN-BALI.COM, NEGARA - Gubernur Bali I Wayan Koster menyampaikan bahwa objek wisata, daerah tujuan wisata (DTW) dan Mal, sudah dibuka untuk umum.
Sayangnya, terkait instruksi Gubernur itu, informasinya masih belum sepenuhnya sampai ke masyarakat.
Bahkan, penjual makanan di sekitaran lokasi belum mengetahui informasi tersebut.
Hal ini disampaikan oleh pedagang di kawasan objek wisata Pantai Baluk Rening, Kamis 9 September 2021.
Baca juga: Satgas Penanganan Covid-19 Jembrana Gelar Razia Vaksinasi Covid-19
Seorang pedagang keliling, Sulaiman, warga Kelurahan Lelateng Kecamatan Negara mengaku, bahwa pengunjung sangatlah sepi.
Belum lagi informasi yang sudah diinstruksikan oleh Gubernur Bali belum diterima sepenuhnya oleh pedagang bahkan pengelola.
Biasanya, ketika ada instruksi maka akan ada plakat yang menginformasikan bahwa kawasan pantai di Desa Baluk dan Cupel itu dibuka.
“Gak tahu, mas. Gak ada informasi apapun. Kalau ada mesti di situ (menunjuk ke arah masuk pantai) akan ada plakat,” ucapnya.
Ia menjelaskan, bahwa semenjak PPKM, objek wisata Pantai Baluk Rening seakan lumpuh. Tidak ada pengunjung saban harinya. Paling tidak, hanya ada pada saat akhir pekan. Dan itu hanya ada pada hari minggu.
Dan hanya pada sore hari, sekitar pukul 17.00 Wita hingga pukul 19.00 Wita.
“Dulu bisa puluhan. Sekarang palingan cuma dua atau tiga orang saja yang mandi di jam 5 sore sampai jam 7 malam selesai.
Sekarang sepi, semenjak PPKM itu dah,” bebernya. (*)
Artikel lainnya di Berita Jembrana
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bali/foto/bank/originals/pantai-baluk-rening-di-kawasan-desa-baluk-dan-desa-cupel-kecamatan-negara.jpg)