Breaking News:

Corona di Bali

Pandemi dengan Ekonomi Harus Seimbang, Ketua Komisi II DPRD Bali: Kebijakan Ini Sudah Tepat

KETUA Komisi II DPRD Bali, IGK Kresna Budi menyebutkan, pandemi dengan ekonomi memang harus seimbang

Penulis: Ragil Armando | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Ragil Armando
Ketua Komisi II DPRD Bali, Ida Gde Komang Kresna Budi - Pandemi dengan Ekonomi Harus Seimbang, Ketua Komisi II DPRD Bali: Kebijakan Ini Sudah Tepat 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - KETUA Komisi II DPRD Bali, IGK Kresna Budi menyebutkan, pandemi dengan ekonomi memang harus seimbang, maka kebijakan yang dilakukan saat ini dinilai lebih tepat.

“Dengan dilonggarkannya ini bahwa pandemi dengan ekonomi harus seimbang. Kebijakan ini sudah tepat, karena ekonomi ternyata sangat berpengaruh dengan kehidupan masyarakat Bali. Mudah-mudahan juga dengan vaksinasi ini cepat berlalu,” jelasnya, Kamis 9 September 2021.

Politisi Partai Golkar ini menyebutkan, pandangan di masyarakat, mereka lebih takut mati karena tidak makan dari pada mati karena penyakit.

Sehingga kebijakan yang diterapkan sekarang ini dapat lebih tepat dalam memulihkan perekonomian masyarakat.

Baca juga: Fokus Turunkan Kasus Aktif, Wali Kota Denpasar dan Forkopimda Tinjau RS Rujukan Covid-19

“Bagus sekali, karena kita lihat di masyarakat, ekonomi justru lebih penting. Katanya mereka tidak takut sama penyakit, karena mereka lebih takut mati tidak makan. Tindakan Pak Presiden dan Pak Gubernur sudah benar dan bagus sekali. Kami dukung itu,” imbuhnya.

Kresna Budi pun mengharapkan agar tetap tetap dijalankan protokol kesehatan, baik dari pengunjung maupun dari pusat perbelanjaan dan wisata supaya tidak terjadi penambahan kasus baru pasca dibukanya tempat-tempat tersebut.

“Kita harapakan destinasi menerapakan prokes. Ini merupakan kerja bersama pemerintah dan masyarakat. Terpenting prokes tetap dijaga, kita kan makhluk sosial ini. Sebab Indonesia kebiasaan berkumpul merupakan budaya sulit untuk dihilangkan begitu saja. Mudah-mudahan kesadaran memakai masker tetap dilakukan,” tandas pria asal Singaraja ini.

Sementara dengan adanya batasan umur untuk dilarang ke pusat perbelanjaan, Kresna Budi menyarankan betul-betul diawasi dengan baik.

Selain rentan terpapar virus, juga untuk menjaga kesehatan mereka.

“Memang dibatasi, karena sangat rentan dengan virus, khususnya di bawah 12 tahun. Mudah-mudahan orang tua menyadari siapa yang rentan dengan Covid sebaiknya jangan dibawa ke tempat kerumunan," imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved