Breaking News:

Sponsored Content

Pemkot Denpasar Usulkan 66 Inovasi Ikuti IGA Tahun 2021

Pemkot Denpasar kembali mengikuti Inovation Goverment Award (IGA) Tahun 2021.

Istimewa
Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa saat Rapat Kordinasi Pemenuhan Dokumen IGA Tahun 2021 di Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar, Jumat 10 September 2021 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pemkot Denpasar kembali mengikuti Inovation Goverment Award (IGA) Tahun 2021.

Tahun ini, sebanyak 66 Inovasi diusulkan untuk berkompetisi secara nasional.

Demikian terungkap saat Rapat Kordinasi Pemenuhan Dokumen IGA Tahun 2021 yang dipimpin langsung Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa di Praja Utama, Kantor Walikota Denpasar, Jumat 10 September 2021.

Kepala Balitbang Kota Denpasar, Putu Naning Djayaningsih didampingi Kabag Organisasi Setda Kota Denpasar, IB Alit Adhi Merta dalam kesempatan tersebut mengatakan, IGA Tahun 2021 dilaksanakan oleh Balitbang Kemendagri berdasarkan amanat UU no. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan PP No. 38 Tahun 2017 tentang Inovasi Daerah.

Baca juga: Polresta Denpasar Periksa Seorang Operator Satgas Covid-19 Terkait Salah Input Data Pasien Covid-19

Sehingga, upaya dalam mendukung optimalisasi pelayanan kepada masyarakat dapat diciptakan secara berkelanjutan.

“Pemkot Denpasar tahun ini mengusulkan 66 inovasi yang akan mengikuti IGA. Dari jumlah tersebut sebanyak 60 inovasi sudah terdata di tahun sebelumnya dan 6 inovasi merupakan terobosan baru yang terdiri atas Inovasi Pelayanan Publik, Inovasi Tata Kelola Pemerintah Daerah dan Inovasi lainya,” jelasnya

Baca juga: UPDATE Kasus Aktif Covid-19 di Kota Denpasar Masih 4,65 persen

Lebih lanjut dijelaskan, sebanyak 20 item menjadi indikator dalam penilaian IGA Tahun 2021 ini. Yakni Regulasi Inovasi Daerah, Pedoman Teknis Ketersediaan SDM Terhadap Inovasi Daerah, Kemudahan Informasi Layanan Dukungan Anggaran, Kemudahan Proses Inovasi yang Dihasilkan Penggunaan IT.

Selanjutnya, indikator lainya yakni Penyelesaian Layanan Pengaduan Bimtek Inovasi, Online Sistem Program dan Kegiatan Inovasi Perangkat Daerah dalam RKPD, Replikasi Keterlibatan Aktor Inovasi, Kecepatan Inovasi, Pelaksana Inovasi Daerah, Kemanfaatan Inovasi,  Jejaring Inovasi, Monitoring dan Evaluasi Inovasi Daerah Sosialisasi Inovasi Daerah dan Kualitas Inovasi Daerah.

Baca juga: Terlibat Edarkan Sabu dan Ekstasi di Badung dan Denpasar, Willi Dkk Dituntut 16 Tahun Penjara

“Tentunya dari rapat ini diharapkan mampu mengidentifikasi indikator sehingga nilai yang diberikan dalam sebuah inovasi dapat ditingkatkan, dan berkas yang diperlukan dapat dipersiapkan dengan baik hingga batas akhir 17 September mendatang,” harapnya

Sementara itu, Wawali Arya Wibawa memberikan semangat kepada seluruh jajaran yang bertugas dalam pelaksanaan IGA Tahun 2021.

Tentunya pelaksanaan ini tidak hanya berpacu pada kuantitas, melainkan kualitas dari sebuah inovasi.

Baca juga: Terlibat Edarkan Sabu dan Ekstasi di Badung dan Denpasar, Willi Dkk Dituntut 16 Tahun Penjara

“Jadi bagi yang belum optimal silahkan dioptimalkan, masih ada waktu, dan untuk inovasi ini tidak hanya difokuskan pada jumlah inovasi, melainkan bagaimana kualitas, bobot serta kemanfaatan dari inovasi tersebut,” ujarnya

Arya Wibawa juga berharap Pemkot Denpasar mampu mempertahankan capaian prestasi tahun-tahun sebelumnya. Sehingga upaya maksimal untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat dapat dioptimalkan secara berkelanjutan.

“Harapan kami tentu bisa menembus 10 besar, lebih jauh dari itu juga bagaimana inovasi yang diciptakan mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat Kota Denpasar,” ujarnya. (Ags/HumasDps).

Berita lainnya di Berita Denpasar
 

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved