Breaking News:

Berita Denpasar

Hingga Agustus 2021 Transaksi Saham di Bali Capai Rp 32,2 Triliun, Investor Bertambah 25.915 Orang

Bursa Efek Indonesia (BEI) Bali mencatat kenaikan transaksi saham di Bali mengalami kenaikan saat pandemi Covid-19

Penulis: Rizal Fanany | Editor: Irma Budiarti
Tribun Bali/Rizal Fanany
Investor saham baru menunjukkan grafik pergerakan harga saham di smartphone, Denpasar, Bali, Sabtu 11 September 2021. Bursa Efek Indonesia (BEI) Bali mencatat kenaikan transaksi saham di Bali mengalami kenaikan saat pandemi Covid-19. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Bursa Efek Indonesia (BEI) Bali mencatat kenaikan transaksi saham di Bali mengalami kenaikan saat pandemi Covid-19.

Dimana, per Agustus 2021 ini jumlah transaksi saham di Bali mencapai Rp 32,2 triliun.

Tahun 2019 transaksi saham di Bali hanya sebesar Rp 9,7 triliun dan tahun 2020 lalu sebesar Rp 24.,6 triliun.

Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Bali, I Gusti Agus Andiyasa dalam siaran persnya mengatakan per Agustus 2021, jumlah investor saham di Bali sebanyak 64.612 atau bertumbuh sebanyak 25.915 investor Baru.

Baca juga: IPO Bukalapak Jadi yang Terbesar Sepanjang Sejarah Bursa Saham RI

“Ada kenaikan sebesar 66,97 persen investor saham baru hingga Agustus 2021 ini dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Andiyasa.

Dan jika dilihat dari pertumbuhan investor baru untuk saham setiap bulannya, secara year on year (yoy) per Agustus 2021 mengalami pertumbuhan 276 persen.

Agus menuturkan, masyarakat Bali saat ini semakin sadar untuk berinvestasi.

Stigma masyarakat bahwa saham itu judi atau sekadar main-main perlahan-lahan menghilang setelah booming-nya pasar modal pada 2020 lalu.

Disamping itu, banyak juga media yang mulai memberitakan sehingga masyarakat semakin banyak yang terjun ke pasar modal. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved