Breaking News:

Berita Bali

Tebas Karmiadi Hingga Tewas di Bali, Matsari Mengaku Khilaf, Mohon Keringanan Hukuman

Terdakwa Matsari (46) mengaku khilaf dan menyesal telah menghilangkan nyawa korban Karmiadi (66).

Penulis: Putu Candra | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
Tribun Bali/Firizqi Irwan
Wakapolres Badung Kompol Ni Putu Utariani didampingi Kasubag Humas Iptu I Ketut Oka Bawa saat merilis kasus pembunuhan di Mapolres Badung, Jumat 26 Maret 2021 siang - UPDATE: Usai Habisi Nyawa Korban dengan Celurit di Badung, Matsari: Saya Khilaf dan Minta Maaf 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Terdakwa Matsari (46) mengaku khilaf dan menyesal telah menghilangkan nyawa korban Karmiadi (66).

Untuk itu terdakwa asal Camplong, Sampang, Jawa Timur ini memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Permohonan itu ia ajukan bersama penasihat hukumnya melalui pembelaan tertulis, menanggapi tuntutan pidana penjara 16 tahun yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Diketahui, Matsari tega membunuh Karmiadi karena mengetahui korban berselingkuh dengan istrinya.

Baca juga: Resah Aura Mistis di Lokasi Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang, Warga Doa Bersama di Jalanan Desa

"Pada intinya kami memohon keringanan hukuman. Pertimbangannya, terdakwa kooperatif, mengakui dan menyesali segala perbuatannya. Terdakwa mengaku khilaf, dan sudah berusaha meminta maaf ke keluarga korban," papar Aji Silaban selaku penasihat hukum terdakwa, Sabtu, 11 September 2021.

Diberitakan sebelumnya, oleh JPU, terdakwa dituntut pidana karena dinilai terbukti sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja dan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain.

Sebagaimana dakwaan primer, Matsari dijerat Pasal 340 KUHP.

Peristiwa berdarah itu terjadi di sungai yang terletak di Jalan Muding Indah, Muding Kaja, Kerobokan, Badung, Bali, Sabtu 20 Maret 2021, sekitar pukul 16.00 Wita.

Insiden itu bermula ketika dua bulan sebelum kejadian terdakwa mencurigai istrinya inisial J selingkuh dengan korban, Karmiadi.

Kala itu terdakwa melihat terdakwa melihat sepeda motor milik korban berada di depan kamar kos terdakwa, dan terlihat korban buru-buru pergi meninggalkan kos.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved