Berita Denpasar

UPDATE: 2,44 Persen Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di Denpasar Meninggal, Didominasi Belum Vaksin

I Dewa Gede Rai saat mengatakan kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun, namun penularan virus covid 19 masih ditemukan, oleh karena

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Istimewa
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus sembuh Covid-19 di Kota Denpasar kembali melampaui penambahan kasus positif.

Berdasarkan data resmi pada Sabtu 11 April 2021 penambahan kasus sembuh tercatat sebanyak 100 orang.

Sementara kasus meninggal dunia juga bertambah 3 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 92 orang.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat mengatakan kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun, namun penularan virus covid 19 masih ditemukan, oleh karena itu ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendor menerapkan protokol kesehatan.

Baca juga: Tumpek Landep, Mobil Damkar hingga Mobil Jenazah BPBD Denpasar Diupacarai

"Kondisi  ini harus menjadi perhatian kita bersama dan menggambarkan tantangan penanganan pandemi Covid-19 di Kota Denpasar dengan tipe masyarakat yang heterogen, sehingga diperlukan kerjasama berbagai pihak serta seluruh lapisan masyarakat, kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM," kata Dewa Rai.

Berdasarkan data, secara komulatif kasus positif tercatat 42.290 kasus, angka kesembuhan pasien Covid-19 di Kota Denpasar mencapai angka 39.330 orang  (93,01) persen), meninggal dunia sebanyak 1.033 orang (2,44 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 1.927 orang (4,55 persen).

Dimana dari kasus meninggal sebanyak 2.44 persen, kebanyakan belum divaksin Covid-19.

Pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus saat ini.

Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM Level 4 Jawa-Bali.

Terlebih lagi saat ini adanya mutasi Covid-19 dengan varian baru.

"Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus Covid-19 di Denpasar meningkat

Jadi intinya kapanpun dan dimanapun harus tetap waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, terlebih saat ini virus sudah bermutasi. Dalam  beberapa minggu terakhir kasus mengalami peningkatan," katanya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya  terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian. 

Hal ini dilaksanakan dengan menggelar operasi yustisi protokol kesehatan, penyekatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan  menggunakan mobil calling atau door to door, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan serta eco enzym wilayah secara terpadu.

Baca juga: Denpasar Zona Orange Covid-19, Satu Lagi Tempat Isoter Ditutup

Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi  menyasar anak anak usia sekolah 12-17 tahun. (*)

Artikel lainnya di Berita Denpasar

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved