Breaking News:

Berita Nasional

Vaksin Janssen yang Telah Tiba di Indonesia Bakal Disuntikkan kepada Masyarakat 18 Tahun ke Atas

Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, vaksin Janssen telah memperoleh Izin Penggunaan Darurat (EUA) dari Badan POM pada 7 September

ROB ENGELAAR / ANP / AFP
Sebuah gambar yang diambil pada 12 April 2021 menunjukkan botol vaksin Johnson & Johnson atau Janssen Covid-19 saat dosis pertama yang berasal dari kota Leiden di Belanda disimpan di pusat distribusi Movianto di Oss 

TRIBUN-BALI.COM - Indonesia sudah menerima vaksin Johnson & Johnson atau Janssen perdana sebanyak 500.000 dosis dari Pemerintah Belanda kemarin.

Vaksin tersebut akan disuntikkan kepada masyarakat umum berusia 18 tahun ke atas dengan dosis tunggal sebanyak 0,5 ml secara intramuskular.

Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan, vaksin Janssen telah memperoleh Izin Penggunaan Darurat (EUA) dari Badan POM pada 7 September lalu.

Untuk tahap awal, vaksin Janssen akan didistribusikan ke daerah aglomerasi.

Baca juga: 384 Ibu Hamil di Denpasar Sudah Terima Vaksin Covid-19

Selain vaksin Janssen, Sabtu (11/9/2021) kemarin Indonesia juga kedatangan vaksin tahap ke-57 yaitu vaksin Sinovac.

Vaksin dalam bentuk vaksin jadi yang tiba berjumlah 2.079.000 dosis melalui skema multilateral yakni kerjasama dengan COVAX Facility.

"Dengan kedatangan dua vaksin ini, pemerintah optimistis dapat mempercepat laju vaksinasi dan harapannya bulan ini kita dapat mencapai 2 juta dosis vaksin per hari," ujar Dante dalam siaran pers, Minggu (12/9/2021).

Jika dihitung dari kedatangan vaksin pertama di Desember 2020 lalu hingga tahap ke 56 dan 57, maka Indonesia sudah memiliki total lebih dari 232 juta dosis vaksin baik dalam bentuk bahan baku bulk maupun vaksin dosis jadi.

Dante memaparkan, hingga 10 September, Indonesia telah menyuntikkan lebih dari 112 juta dosis vaksin Covid-19, yaitu 71,1 juta dosis pertama dan 40,8 juta dosis kedua.

Laju vaksinasi di minggu pertama September juga diklaim sedang mengalami tren tinggi, diikuti kedatangan vaksin.

Halaman
12
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved