Breaking News:

Corona di Bali

Banyak yang Takut Tracing dan Testing, Positivity Rate di Badung Masih Tinggi

Dinkes Kabupaten Badung menyebut beberapa faktor yang membuat daerah itu belum bisa turun level PPKM

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Putu Dewi Adi Damayanthi
TRIBUN BALI/I KOMANG AGUS ARYANTA
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Badung dr Nyoman Gunarta - Banyak yang Takut Tracing dan Testing, Positivity Rate di Badung Masih Tinggi 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Badung menyebut beberapa faktor yang membuat daerah itu belum bisa turun level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Saat ini positivity rate masih tinggi meski kasus aktif Covid-19 di Badung melandai.

Angka positivity rate didapat dari jumlah total kasus positif dibagi dengan jumlah orang yang tes rapid dan swab saat tracing dan testing.

Problem yang dihadapi tim Dinkes Badung di lapangan masih banyak warga yang positif enggan menyebutkan siapa yang kontak erat.

Baca juga: Hari Ini Tambahan 4 Orang Meninggal, Total Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Badung Capai 556 Orang

Selain itu beberapa warga takut menjalani tracing dan testing.

Kepala Dinkes Badung dr Nyoman Gunarta tidak menampik hal tersebut saat dikonfirmasi, Minggu 12 September 2021.

Dia mengatakan untuk menekan angka positivity rate bisa lewat tracing dan testing sesuai standar.

"Angka positivity rate kita sampai saat ini masih 15 persen. Dikatakan baik adalah 5 persen," ujarnya.

Gunarta mengatakan, untuk menurunkan angka positivity rate di Badung perlu tracing dan testing lebih banyak.

Dari satu orang yang positif Covid-19 perlu dilakukan tracing dan testing kepada minimal 15 orang yang dalam seminggu kontak erat dengan yang bersangkutan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved