Breaking News:

Berita Bali

Fraksi Golkar DPRD Bali Soroti PAD yang Stagnan Selama 3 Tahun Terakhir, Minta Pemprov Lakukan Ini

menurut Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Wayan Rawan Atmaja sangat berpengaruh terhadap keuangan Pemprov Bali kedepan

Penulis: Ragil Armando | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Ragil Armando
Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Wayan Rawan Atmaja 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Fraksi Golkar DPRD Bali menyoroti Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bali selama tiga tahun terakhir.

Menurut fraksi partai berlambang pohon beringin ini, PAD Provinsi Bali dinilai masih stagnan.

Bahkan, dana perimbangan keuangan yang diberikan oleh pemerintah pusat kepada pemerintah Provinsi Bali cenderung menurun.

Oleh sebab itu, menurut Ketua Fraksi Golkar DPRD Bali, Wayan Rawan Atmaja sangat berpengaruh terhadap keuangan Pemprov Bali kedepan

Baca juga: Dinilai Belum Tepat Sasaran, Fraksi Demokrat & Gerindra DPRD Bali Minta Pemprov Awasi Penyaluran BLT

Apalagi sebelum pelaksanaan Pemilu Serentak 2024, Pemprov Bali harus menyiapkan anggaran demi suksesnya pelaksanaan Pileg dan Pilkada serentak.

Belum lagi, Pemprov harus menyiapkan anggaran untuk pengembalian dana pinjaman jangka pendek ke Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali.

Besarnya pinjaman yang dirancang ke BPD Bali sebesar Rp 500 miliar lebih guna menutupi defisit yang riil pada APBD induk 2021.

Hal itu dikarenakan defisit tersebut sudah tidak bisa ditutupi seperti tahun-tahun sebelumnya yang mempergunakan dana Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (Silpa) tahun 2020.

Rawan Atmaja menjelaskan setelah menyiapkan dana untuk pileg dan Pilkada serentak, beban keuangan Pemprov Bali masih sangat berat terlebih lagi Pemprov Bali di tahun 2023 sudah harus mulai mencicil pinjaman dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) yang dana pinjaman tersebut dimanfaatkan untuk pembangunan proyek pusat kebudayaan Bali di Kabupaten Klungkung sekitar Rp 187 miliar per tahun.

Mengantisipasi hal tersebut, Rawan Atmaja mengatakan, partai Golkar Bali sejak awal telah mengkaji dan mencermatinya dengan  melakukan kajian konfrehensif untuk mendorong peningkatan pendapat asli daerah Bali secara signifikan.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved