Breaking News:

Tenis

Kemenangan atas Djokovic di Final US Open Terasa Manis bagi Daniil Medvedev

Ia sudah mengantongi tiga gelar Grand Slam sepanjang tahun ini, yakni Australian Open, French Open, dan Wimbledon.

Editor: DionDBPutra
AFP/KENA BETANCUR
Petenis Rusia Rusia Daniil Medvedev (kanan) dan petenis Serbia Novak Djokovic memegang piala mereka setelah laga final US Open di USTA Billie Jean King National Tennis Center New York, Minggu 12 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, NEW YORK - Daniil Medvedev merasa kemenangannya di US Open 2021 terasa manis karena ia berhasil menggagalkan ambisi Novak Djokovic untuk mencetak sejarah dengan menyapu bersih empat turnamen Grand Slam musim ini.

Novak Djokovic datang ke New York dengan beban di pundaknya. Ia sudah mengantongi tiga gelar Grand Slam sepanjang tahun ini, yakni Australian Open, French Open, dan Wimbledon.

Seandainya Djokovic mengalahkan Medvedev di US Open, dia bakal menjadi petenis ketiga yang mencapai prestasi sapu bersih Grand Slam dalam satu tahun mengikuti jejak Don Budge (1938) dan Rod Laver (1962 dan 1969), yang ikut menonton di tribun penonton.

Baca juga: Daniil Medvedev Pupuskan Impian Djokovic Sapu Bersih Gelar Grand Slam

Baca juga: HASIL Tenis Olimpiade Tokyo 2021: Novak Djokovic Kandas, Mimpi Golden Slam Petenis No 1 Dunia Sirna

Tak hanya itu, petenis Serbia tersebut juga akan memimpin daftar petenis putra dengan gelar Grand Slam terbanyak, melampaui Roger Federer dan Rafael Nadal.

Namun harapan Djokovic untuk mencatatkan gelar Grand Slam ke-21 di US Open itu pupus usai dikalahkan Medvedev 6-4, 6-4, 6-4 dalam final, Senin.

“Kemenangan ini terasa lebih manis. Dia sedang mengincar untuk mencatatkan sejarah dan mengetahui ternyata saya berhasil menghentikannya membuat kemenangan ini terasa lebih manis. Dan saya makin percaya diri menatap yang akan datang,” ujar Medvedev seperti dikutip Reuters.

Medvedev, yang kalah oleh Nadal di final US Open 2019, mengungkapkan bahwa ia sempat merasa kram sebelum ia menutup set ketiga. Namun ia berusaha untuk menyembunyikan rasa sakitnya itu.

“Pada skor 5-4, kaki kiri saya hampir tidak bisa berjalan. Ketika saya berjalan membawa handuk, kaki saya seperti tertinggal,”

“Tapi saya berusaha untuk tidak menunjukkannya. Apabila Novak melihatnya, itu tidak baik,” ujarnya.

Petenis Rusia Daniil Medvedev melepaskan servis dalam pertandingan final US Open melawan petenis Serbia Novak Djokovic   di New York, Minggu 12 September 2021.
Petenis Rusia Daniil Medvedev melepaskan servis dalam pertandingan final US Open melawan petenis Serbia Novak Djokovic di New York, Minggu 12 September 2021. (AFP/TIMOTIUS A CLARI)

Djokovic mengatakan bahwa meski kalah ia merasa final US Open tahun ini terasa istimewa karena kehadiran penggemar di stadion. Mereka meneriakkan nama “Nole, Nole, Nole” sejak Djokovic menginjakkan kakinya di lapangan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved