Breaking News:

Berita Badung

Sekelompok Pemuda ‘Yellow Garden Organik’ di Abiansemal Badung Olah Sampah Jadi Pupuk dan BBM

Dengan adanya mesin pengolahan sampah dari mesin pencacah dan yang lainnya Yellow Garden Organik bisa mengolah sampah dengan maksimal

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Yellow Garden Organik terkait saat melakukan pengolahan sampah yang berlokasi Banjar Tegalkuning, Desa Bongkasa Pertiwi, Abiansemal Badung pada 13 September 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Kegiatan peduli lingkungan tidak hanya bisa dilakukan dengan bersih-bersih di suatu tempat.

Namun sekelompok pemuda yang ada di Banjar Tegalkuning, Desa Bongkasa Pertiwi, Abiansemal Badung malah langsung mengolah sampah utuk dijadikan pupuk, Bahan Bakar Minyak (BBM) maupun cindera mata.

Sekelompok pemuda yang dinamai  Yellow Garden Organik itu pun mengolah sampah dengan bekerja sama dengan beberapa pihak, terutama dalam pengadaan mesin. 

Dengan adanya mesin pengolahan sampah dari mesin pencacah dan yang lainnya Yellow Garden Organik bisa mengolah sampah dengan maksimal.

Baca juga: Pencarian Hari Kedua, Pria yang Hilang Terseret Arus di Pantai Dreamland Badung Belum Ditemukan

Dari sampah plastik yang selama ini minim solusi pengelola Yellow Garden Organik  bahkan telah berhasil membuat BBM rendah oktan yang dapat digunakan untuk mengoperasikan aneka mesin mereka sendiri, seperti mesin yang berbahan bakar solar dan mesin pemotong rumput.

Koordinator Yellow Garden Organik I Wayan Sika Arnawa mengatakan pengolahan sampah mulai dibangun semenjak pandemi covid-19.

Bahkan dirinya mengatakan awalnya prihatin akan alam yang kini banyak terdapat sampah.

 Selain itu pula, generasi pemuda di Bongkasa sebagian besar mengandalkan pendapatan  dari sektor pariwisata.

"Jadi kami bisa menghasilkan beberapa produk dalam pengolahan sampah ini non organik seperti, plastik diolah jadi BBM, Tutup botol jadi mangkok atau cendramata.

Begitu juga untuk organik kita olah menjadi pupuk organik, termasuk juga pupuk cair," ujarnya saat ditemui Senin 13 September 2021.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved