Breaking News:

Berita Denpasar

Buka Jasa Purifikasi Udara, Ngurah James: Pandemi COVID-19 Ajarkan Gaya Hidup Steril

Meski pemerintah resmi menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bali dari level 4 ke level 3 namun penerapan protokol

Editor: M. Firdian Sani
Istimewa
Petugas Protecc saat memberikan jasa purifikasi udara di sebuah ruangan untuk sterilisasi dari virus, kuman maupun bakteri tanpa membuat residu. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwongeoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Meski pemerintah resmi menurunkan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Bali dari level 4 ke level 3 namun penerapan protokol kesehatan tidak boleh dikendorkan, justru harus semakin ditingkatkan.

Pemprov Bali sepekan terakhir mulai melakukan ujicoba pembukaan mall, obyek wisata, dine in untuk restaurant hingga pembelajaran tatap muka yang menjadi angin segar bagi masyarakat.

Hampir dua tahun COVID-19 melanda, kini kasus COVID-19 di Bali mulai melandai. 

Kelonggaran yang mulai diberlakukan pemerintah harus diimbangi dengan gaya hidup era baru pula, diantaranya menerapkan standar protokol kesehatan dan sterilisasi ruangan dari virus, kuman maupun bakteri. 

Pemerintah Dorong Peningkatan Daya Saing Digital di Masa Pandemi Covid-19

Hal inilah yang menginisiasi pemuda asal Bali, Ngurah James Paramarta Akasha untuk kemudian membuka jasa air purification service (purifikasi udara), ia mengapresiasi kinerja pemerintah yang selama ini masif melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Prokes.

James selaku Head Protecc Indonesia merasa prihatin dengan kondisi pariwisata dan perekonomian Bali yang tiarap akibat dihantam pandemi COVID-19 sehingga mengharuskan aktivitas masyarakat dibatasi.

Namun bagi dia, di lain sisi, pandemi COVID-19 mengajarkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan.

Pemerintah telah gencar melakukan sosialisasi gerakan 3 M memakai masker, mencuci tangan di air mengalir dengan sabun, menjaga jarak, yang kini sudah menjadi kebiasaan baru bagi masyarakat dengan garapan laju penularan virus mampu ditekan.

Dewan Badung Akan Panggil Dinkes Terkait Kasus Dugaan Pemotongan Dana Insentif Nakes Covid-19

"Jujur saya sangat sedih melihat kondisi Bali selama pandemi ini. Di kawasan Kuta yang biasanya sangat ramai selama pandemi ini sepi sekali, dengan momentum kelonggaran PPKM level 3 saat ini dan pandemi COVID-19 ini menjadikan kita lebih aware terhadap diri dan lingkungan akan adanya virus, bakteri di sekitar kita, jadi protokol new normal ini sangat penting," kata Ngurah James kepada Tribun Bali, Selasa 14 September 2021.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved