Breaking News:

Berita Badung

DPC PDI Perjuangan Badung Laporkan 12 Akun Penyebar Hoax Terkait Ketua Umum PDI Perjuangan

Nyoman Giri Prasta selaku Ketua DPC PDI Perjuangan didampingi Sekretarisnya Putu Parwata dan beberapa pengurus partai lainnya datang ke Polres Badung

Penulis: I Komang Agus Aryanta | Editor: Ida Ayu Suryantini Putri
Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta saat melaporkan penyebaran hoax ke SPKT Polres Badung pada Selasa 14 September 2021 

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG - Nyoman Giri Prasta selaku Ketua DPC PDI Perjuangan didampingi Sekretarisnya Putu Parwata dan beberapa pengurus partai lainnya datang ke Polres Badung untuk melaporkan beredarnya informasi bohong (hoax) terhadap Ketua Umum PDI Perjuangan Prof Dr (H.C) Hj. Megawati Soekarnoputri di media sosial pada Selasa 14 September 2021.

Bahkan ada belasan akun media sosial yang dilaporkan di Polres Badung.

Dari pantauan di lokasi, Bupati Badung datang ke Polres Badung sekitar pukul 10.58 wita.

Baca juga: Dewan Badung Akan Panggil Dinkes Terkait Kasus Dugaan Pemotongan Dana Insentif Nakes Covid-19

Dirinya datang dengan menggunakan baju merah dan langsung datang ke SPKT Polres Badung untuk melaporkan kasus tersebut.

"Setelah kita lakukan rapat, kita hari ini melaporkan beberapa akun terkait Undang-undang ITE no 11 tahun 2008, berkenaan dengan berita hoax yang disampaikan oleh oknum. Bahkan sudah kita berikan dokumen sebagai alat bukti sepenuhnya," katanya.

Giri Prasta yang menjabat sebagai Bupati Badung itu mengaku sudah menunjuk lawyer yang ada di DPC PDI Perjuangan  sebagai wujud dari pada kuasa hukumnya.

Baca juga: Sekelompok Pemuda ‘Yellow Garden Organik’ di Abiansemal Badung Olah Sampah Jadi Pupuk dan BBM

Dijelaskan hoax yang dilaporkan terkait Ketua Umum PDI Perjuangan Prof Dr (H.C) Hj. Megawati Soekarnoputri yang juga merupakan presiden RI ke 5.

"Karena kita melihat sebuah negara adalah tata negara hukum, maka kami mengambil langkah hukum, agar negara bisa hadir agar kami dapat keadilan dengan kasus ini," katanya.

Ditanya mengenai hoax yang dilaporkan, Giri Prasta tidak mau menyebutkannya, dirinya meminta pengacaranya akan menjelaskan secara detail.

Baca juga: Ditangani 5 Jaksa Kejari Badung, Kasus Zaenal Tayeb Akan Disidangkan Perdana pada 16 September 2021

Namun Giri Prasta mengakui  terkait pentingnya pelaporan tersebut, lantaran dirinya di DPC ingi memberikan sebuah edukasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved