Breaking News:

Berita Denpasar

Terdampak Pandemi, Kini Ada 72 Pedagang Jalanan di Kawasan Jalan Puputan Renon Denpasar

Mereka meliputi pedagang kuliner dari nasi bungkus hingga aneka keripik, kopi, buah-buahan, bonsai, tisu, beras, gitar, gula, telur, ikan hias, mainan

Penulis: Putu Supartika | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Putu Supartika
Koordinator Paguyuban Pedagang Jalanan Bersatu wilayah utara, Made Jaya 

Laporan Wartawan Tribun Bali, I Putu Supartika

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Hingga kini ada sebanyak 72 orang pedagang yang berjualan di seputaran Jalan Raya Puputan Renon, Denpasar.

Mereka tergabung dalam Paguyuban Pedagang Jalanan Bersatu.

Mereka meliputi pedagang kuliner dari nasi bungkus hingga aneka keripik, kopi, buah-buahan, bonsai, tisu, beras, gitar, gula, telur, ikan hias, mainan anak-anak hingga kebutuhan sehari-hari lainnya.

Menurut Koordinator Paguyuban Pedagang Jalanan Bersatu wilayah utara, Made Jaya (52) pedagang ini rata-rata merupakan pelaku pariwisata yang dirumahkan atau terkena PHK.

Baca juga: Buruh Harian di Denpasar Nyambi Jadi Kurir Sabu, Ujang Dituntut Pidana Bui 9 Tahun

Sebelum terkena dampak pandemi, mereka rata-rata bekerja sebagai guide, bartender, waitress, chef, hingga manager.

Di masa awal-awal berdagang di kawasan Renon, mereka sempat kucing-kucingan dengan Satpol PP dan Dinas Perhubungan.

Selanjutnya mereka melakukan lobi ke pemerintah sehingga diizinkan berjualan di sana.

"Setelah sempat kucing-kucingan dengan Satpol PP dan Dishub, kami melobi dan menyampaikan keluh-kesah kami ke pemerintah, akhirnya diizinkan jualan," kata Jaya, Selasa 14 September 2021.

Pihaknya pun berterima kasih karena pemerintah telah mengizinkan para pedagang ini berjualan di sepanjang kawasan Renon.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved