Breaking News:

Berita Denpasar

Kagumi Sosok Dewa Hanoman, Jero Balian Bayu Tiba-tiba Dapat Hadiah Gada 

Berbicara hal mistis, sekala-niskala, spiritual, rasanya bukan hal tabu di Bali.

Penulis: AA Seri Kusniarti | Editor: Karsiani Putri
Istimewa
Jero Balian Bayu dan tongkat seselet Dewa Hanoman yang kerap membantunya mengobati pasien 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Berbicara hal mistis, sekala-niskala, spiritual, rasanya bukan hal tabu di Bali.

Sebab hal seperti ini berdampingan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Pulau Dewata.

Dimana umat Hindu di Bali mengenal ajaran Tri Hita Karana. 

Bagaimana menjaga keseimbangan manusia dengan Tuhan (Parhyangan), menjaga hubungan baik manusia dengan sesama manusia (Pawongan), serta menjaga hubungan baik manusia dengan alam semesta dan seisinya (Palemahan).

Untuk itu segala sesuatu ciptaan Tuhan, baik itu sekala (nyata) dan niskala (tidak nyata/metafisika) adalah bagian yang harus dijaga keseimbangannya. 

Sejak lama juga umat Hindu di Bali mengenal istilah balian, usada, cetik, leak, dan berbagai hal yang kerap dianggap mistis, sakral, keramat, dan berkaitan dengan spiritual.

Namun semua tentu kembali adalah ciptaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Sehingga keberadaannya memiliki arti dan maksud tersendiri. 

Jero Balian Bayu, atau dengan nama asli Kadek Bayu Desta Aryadana, memercayai segalanya pasti atas kuasa dan kehendak Sang Maha Pencipta.

Pria muda yang gemar olahraga ini pun merasakan karunia tersebut sebagai salah satu putra asli Bali yang terlahir di tanah Pulau Dewata ini. 

Baca juga: Cerita Jro Dolah Pasca Mengalami Peristiwa Penganiayaan yang Juga Menyebabkan Nyawa Adiknya Melayang

Baca juga: Dewa Matahari Beryoga, Ini Perbedaan Tilem dan Purnama di Bali

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved