Breaking News:

Amerika Serikat

Presiden Joe Biden Bantah Tawaran Pertemuan Ditolak Pemimpin China Xi Jinping

Dilaporkan China bersikeras bahwa Washington harus mengadopsi kebijakan yang tidak terlalu keras terhadap Beijing.

Editor: DionDBPutra
AFP/BRENDAN SMIALOWSKI
Presiden AS Joe Biden (kiri) berjalan ke Air Force One di Pangkalan Angkatan Udara Andrews di Maryland pada 13 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat Joe Biden membantah laporan media bahwa mitranya dari China, Xi Jinping, pekan lalu menolak tawaran dari Biden untuk pertemuan tatap muka mereka.

Financial Times mengutip beberapa orang yang diberi pengarahan tentang panggilan 90 menit antara kedua pemimpin pekan lalu yang mengatakan Xi tidak menerima tawaran Biden.

Dilaporkan China bersikeras bahwa Washington harus mengadopsi kebijakan yang tidak terlalu keras terhadap Beijing.

Baca juga: Presiden Joe Biden Sampaikan Ucapan Selamat HUT Kemerdekaan RI kepada Jokowi

Baca juga: Bom di Bandara Kabul, Mimpi Buruk  Presiden Joe Biden  yang Menjadi Kenyataan

"Itu tidak benar," kata Biden, Selasa 14 September 2021, ketika ditanya wartawan apakah dia kecewa karena Xi tidak mau bertemu dengannya.

Penasihat keamanan nasional Biden, Jake Sullivan, mengatakan dalam sebuah pernyataan sebelumnya pada Selasa bahwa laporan itu "bukan penggambaran yang akurat dari panggilan tersebut. Titik."

Seorang sumber yang termasuk di antara mereka yang diberi pengarahan dalam panggilan itu mengonfirmasi bahwa laporan itu akurat.

"Xi tampaknya mengisyaratkan bahwa nada dan suasana hubungan perlu ditingkatkan terlebih dahulu," kata sumber itu kepada Reuters.

Kedutaan China di Washington tidak segera menanggapi ketika dimintai komentar.

Financial Times mengutip salah satu sumbernya yang mengatakan Biden telah mengangkat pertemuan tingkat tinggi sebagai salah satu dari beberapa kemungkinan untuk keterlibatan lanjutan dengan Xi, dan dia tidak mengharapkan tanggapan segera.

Laporan itu mengutip seorang pejabat AS yang mengatakan bahwa sementara Xi tidak terlibat dengan gagasan pertemuan puncak, yang disebut Gedung Putih karena kekhawatiran tentang Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved