Breaking News:

Berita Bali

Gubernur Koster Minta Warga Bali Tidak Euforia Berlebihan, Ingatkan Penguatan Prokes

Koster mengatakan mulai membaiknya berbagai indikator tersebut, pemerintah pusat telah menurunkan level PPKM di Bali dari level 4 ke level 3.

Penulis: Ragil Armando | Editor: DionDBPutra
ISTIMEWA/HUMAS PEMPROV BALI
Gubernur Bali I Wayan Koster. Gubernur mengingatkan seluruh krama Bali agar tetap disiplin mematuhi protokol kesehatan. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster menyebut angka penyebaran Covid-19 di Bali semakin menurun dari hari ke hari.

Ia menjelaskan sejak 30 Agustus 2021, penambahan kasus harian sudah di bawah 250 kasus per hari, tingkat kesembuhan 93 persen. Kasus aktif terus menurun sampai mencapai angka di bawah 3.000 orang atau setara 2,5 persen.

Walau demikian, gubernur meminta semua masyarakat Bali tetap meningkatkan kewaspadaan karena angka kematian masih tinggi yaitu di atas 10 orang per hari.
“Kita tetap harus waspada,” kata Gubernur Koster dalam keterangan persnya, Rabu malam 15 September 2021.

Baca juga: Ini Daftar Pejabat di Bali yang Disuntik Vaksin Sinovac, Gubernur Wayan Koster hingga Kapolda Bali

Baca juga: PDIP Masuki Usia ke-48, Ini Harapan Wayan Koster dan Megawati Soekarnoputri

Koster mengatakan mulai membaiknya berbagai indikator tersebut, pemerintah pusat telah menurunkan level PPKM di Bali dari level 4 ke level 3.

Gubernur meminta masyarakat tidak euforia berlebihan. Malah tetap waspada mengingat perkembangan Covid-19 masih sangat berbahaya dengan adanya varian baru Mu yang telah ditemukan di beberapa negara.

“Meskipun warga sudah mengikuti vaksinasi tidak sepenuhnya menjamin terbebas dari penularan Covid-19. Data menunjukkan warga yang sudah mengikuti vaksinasi, sebanyak 40 persen masih mengalami penularan Covid-19 dan 92 persen yang meninggal belum divaksinasi,” paparnya.

Koster mengatakan, warga yang sudah divaksin kalua terpapar Covid-19 lebih cepat sembuh, terhindar dari gejala berat yang berisiko kematian.

Gubernur mengimbau, mengingatkan, menegaskan, dan mengajak seluruh masyarakat agar tetap menaati dan melaksanakan protokol kesehatan (prokes) serta menerapkan pola hidup sehat bebas Covid-19 dengan 6 M: Memakai masker standar dengan benar, Mencuci tangan, Menjaga jarak, Mengurangi bepergian, Meningkatkan imun, dan Mentaati aturan.

Selain itu, penggunaan aplikasi PeduliLindungi kepada masyarakat pengunjung pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan terkait.

Koster juga menegaskan pengunjung yang diizinkan masuk ke pusat perbelanjaan/mal/pusat perdagangan adalah pengunjung yang telah memperoleh vaksinasi Covid-19 dosis kedua.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved