Breaking News:

Berita Badung

Pemkab Badung Targetkan 2,1 Juta Benih Ikan Dilepasliarkan untuk Jaga Kelestarian Lingkungan

"Jadi kami mengajak masyarakat ikut aktif menjaga dan mengawasi, sehingga kelestarian lingkungan dapat terjaga," katanya Kamis 16 September 2021

Istimewa
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung I Nyoman Suardana (kiri) saat melakukan penebaran benih ikan di saluran irigasi Pura Mumbul Sari Desa Angantaka 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Dalam menjaga perairan di Kabupaten Badung pemerintah setempat melalui Dinas Perikanan Kabupaten Badung terus berupaya untuk melakukan penebaran ikan dibeberapa subak.

Bahkan Dinas Perikanan setempat menargetkan sebanyak 2,1 juta ekor benih ikan bisa dilepasliarkan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Badung I Nyoman Suardana tak menampik hal tersebut.

Pihaknya mengaku tahun ini dirinya memang menargetkan 2.100.000 ekor benih ikan dilepas liarkan. Sehingga sejumlah sungai dan irigasi yang ada di Badung tetap dirawat dengan baik.

Baca juga: Dinas Pariwisata Badung Akui Belum Semua DTW Belum Punya Barcode Aplikasi PeduliLindungi

 "Jadi kami mengajak masyarakat ikut aktif menjaga dan mengawasi, sehingga kelestarian lingkungan dapat terjaga," katanya Kamis 16 September 2021.

Dirinya mengatakan saat ini dirinya sudah tebar ikan sebanyak 1.732.000 ekor. Sehingga pihaknya memastikan terget penebaran ikan sebanyak   2.100.000 ekor ikan bisa tercapai.

"Jadi penebaran ikan air tawar dilakukan pada Taman Beji yang ada di sejumlah pura, saluran irigasi subak, mina padi, dan  perairan umum," bebernya.

Dengan adanya penebaran ikan ini, masyarakat diminta tidak menggunakan alat tangkap ikan yang merusak kelestarian lingkungan dan ekosistem. Seperti, menggunakan racun, setrum atau listrik yang akan merusak kelangsungan hidup ikan.

"Aksi melepasliarkan ikan ke sungai sebagai upaya pelestarian dan kelestarian hayati dan sungai.

Dengan adanya giat seperti ini, kami berharap benih yang ditebar agar dipelihara, dijaga kelestariannya, tidak diracun, disetrum, pada nantinya dapat dipanen lagi untuk dikonsumsi," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved