Breaking News:

Corona di Bali

Kapenrem 163/Wira Satya Undang Rombong Pedagang Nasi Goreng Sambil Bahas Peran Vital Babinsa TNI AD

Kapenrem 163/Wira Satya, mengundang sejumlah awak media dalam kegiatan ‘Jumat Berkah’ di media center Korem 163/Wira Satya

Tribun Bali/Adrian Amurwonegoro
Kapenrem Wira Satya, Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana di Media Center Korem 163/Wira Satya, Denpasar, Bali, Jumat 17 September 2021 - Kapenrem 163/Wira Satya Undang Rombong Pedagang Nasi Goreng Sambil Bahas Peran Vital Babinsa TNI AD 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kepala Penerangan (Kapenrem) 163/Wira Satya, Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana, mengundang sejumlah awak media dalam kegiatan ‘Jumat Berkah’ di media center Korem 163/Wira Satya di Jalan Melati, Kota Denpasar, Bali, Jumat 17 September 2021.

Dalam giat Jumat Berkah, kali ini Penrem 163/Wira Satya mengundang rombong pedagang nasi goreng untuk masuk ke halaman Media Center diborong untuk menyajikan sarapan bagi seluruh yang hadir di sana.

Sembari sarapan nasi goreng dan bakmi ditemani secangkir kopi panas, Kapenrem 163/Wira Satya berbincang mengenai peran Bintara Pembina Desa (Babinsa) dalam pengendalian Covid-19 melalui penguatan fungsi 3T (Tracing, Testing, dan Treatment) hingga ke pelosok desa.

Pemerintah menerapkan kebijakan isolasi terpusat (isoter) yang menjadi pekerjaan besar bagi aparat teritorial yang berwenang, khususnya Babinsa dalam melaksanakan edukasi hingga evakuasi kepada warga masyarakat binaannya hingga ke pelosok-pelosok desa.

Baca juga: Baru 3 Wilayah di Kota Denpasar Masuk Zona Hijau Covid-19, Kelurahan Serangan Nol Kasus Positif

Dalam melaksanakan tugas pembinaan teritorial di wilayahnya, Babinsa tidak bekerja sendiri, namun bekerja sama dengan instansi lain seperti Bhabinkamtibmas dan Dinas Kesehatan.

Sehingga seiring berjalannya waktu, jumlah kasus Covid-19 di Provinsi Bali dapat semakin melandai dan inilah yang harus terus dikuatkan agar kehidupan di Bali kembali normal.

Menurut Mayor Diana, Babinsa dituntut memiliki kepekaan yang tinggi, dengan selalu mempertimbangkan kondisi kewilayahan, sosial, budaya, hingga dukungan logisitik, dalam melakukan pelacakan masyarakat yang terkonfirmasi Covid-19 sebagai bagian komponen utama pada tugas pelaksanaan tracing oleh jajaran TNI AD.

"Selama Covid-19 ini terjadi di Bali, Babinsa dari awal sudah sangat berperan, karena keterlibatan mereka ada di dalam struktur satgas penanganan di tingkat desa. Peran Babinsa ini sangat luar biasa, dalam mana mereka secara langsung berkoordinasi dengan pihak-pihak lain, sampai harus mencari-cari ke wilayah di pelosok untuk mengetahui konteks yang dihadapi di masyarakat. Saya rasa mereka perlu diapresiasi oleh masyarakat," ucap Kapenrem 163/Wira Satya

Ia menambahkan, dalam memperkuat fungsi Babinsa sebagai ujung tombak untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 dari jajaran TNI AD, perlu adanya dukungan dan motivasi dari masyarakat luas untuk selalu aktif dalam melakukan komunikasi sosial.

"Komunikasi sosial ini mempermudah Babinsa dalam memanajemen data, utamanya dalam pelaksanaan tracing di Provinsi Bali," pungkasnya.(*).

Baca juga: Fakta Terkini Pandemi Covid-19 Dunia yang Perlu Anda Tahu

Kumpulan Artikel Corona di Bali

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved