Breaking News:

TRAGIS dan Kejam, Seorang Ibu Tinggalkan Bayinya Tewas Kelaparan Saat Berpesta 6 Hari Berturut-turut

Pada suatu hari di tengah pestanya, wanita berusia 19 tahun itu menangis karena merindukan anaknya, dan mengaku tidak terbiasa berjauhan.

Editor: Bambang Wiyono
THE SUN via kompas.com
Verphy Kudi, seorang wanita berusia 19 tahun di Inggris yang ditangkap karena membiarkan bayinya mati kelaparan, sementara dia berpesta pada Desember 2019. 

TRIBUN-BALI.COM, LONDON - Kisah tragis dan kejam terjadi di Inggris. Seorang ibu tega meninggalkan bayinya hingga tewas kelaparan sementara dia selama enam hari berturut menggelar pesta.

Verphy Kudi terekam CCTV meninggalkan putrinya yang masih berusia satu tahun di apartemen, sementara dia menghadiri acara ulang tahun.

Dalam insiden yang terjadi Desember 2019, Kudi diketahui menghadiri pesta di London, Coventry, dan Solihull selama enam hari.

Pada suatu hari di tengah pestanya, wanita berusia 19 tahun itu menangis karena merindukan anaknya, dan mengaku tidak terbiasa berjauhan.

Ketika akhirnya dia pulang ke apartemennya, dia menemukan bayi satu tahun itu tak bergerak dan segera menelepon nomor darurat.

"Tolong, bayiku tidak mau bangun," kata Kudi di telepon. Dia segera dilarikan ke Rumah Sakit Anak Royal Alexandria di Brighton.

Tetapi, dia dinyatakan meninggal dalam perjalanan. Pemeriksaan forensik menunjukkan korban menderita dehidrasi dan kelaparan.

Dia juga terkena flu. Bahkan yang memilukan, dia bahkan tidak mempunyai tenaga untuk menangis, dilansir The Sun Jumat (17/9/2021).

Tinjauan pra-pemeriksaan akan digelar untuk mengetahui, apakah sidang bakal fokus ke fakta bahwa kematian bocah satu tahun itu bisa dicegah.

Pemeriksaan juga dilaksanakan untuk menentukan seperti apa kondisi sesungguhnya, dengan bantuan diberikan kepada Kudi oleh dewan kota.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved