Breaking News:

Berita Gianyar

2.498 KK di Ubud Terima Bantuan Sembako Menteri BUMN Erick Thohir

Pemberian sembako tersebut disalurkan ke 13 banjar di Kelurahan Ubud, dengan total penerima 2.498 kepala keluarga (KK). 

Tribun Bali/I Wayan Eri Gunarta
Paket sembako untuk warga Ubud, Gianyar, Bali yang akan diserahkan oleh Menteri BUMN, BI bersama Yayasan Puri Kauhan Ubud. 

TRIBUN-BALI.COM, GIANYAR - Selama ini warga di Kelurahan/Kecamatan Ubud, Kebupaten Gianyar, Bali sebagian besar memiliki ekonomi di atas rata-rata masyarakat Bali.

Namun akibat pandemi covid-19 yang telah berlangsung hampir dua tahun ini, menyebabkan warga setempat kini sangat mengharapkan bantuan.

Karena itu, bantuan sembako yang diberikan Kementerian BUMN sangat disyukuri masyarakat Ubud.

Baca juga: Erick Thohir Dikabarkan Akan ke Gianyar Besok, Beri Bantuan Dana Pakan Monyet hingga Sembako

Lurah Ubud, I Gusti Nyoman Suastika, Minggu 19 September 2021 saat dikonfirmasi terkait akan adanya bantuan sembako dari Menteri BUMN, Erick Thohir, Bank Indonesia, dengan Yayasan Puri Kauhan Ubud, membenarkan hal tersebut.

Kata dia, pemberian sembako tersebut disalurkan ke 13 banjar di Kelurahan Ubud, dengan total penerima 2.498 kepala keluarga (KK). 

"Benar, yang mendapatkan sebanyak 2.498 kepala keluarga," ujarnya.

Pihaknya tak menampik, selama ini warga Ubud memang dikenal sebagai kaum berada.

Baca juga: Desa-desa Wisata di Gianyar Sudah Siap Menerima Kunjungan Wisatawan dengan Prokes

Namun, disebabkan pandemi Covid-19 yang berlangsung lama, dan menyebabkan tidak adanya wisatawan, baik berkunjung, menginap dan menggunakan jasa masyarakat Ubud di bidang pariwisata, mengakibatkan perekonomian warga sangat terdampak.

Karena itu, bantuan sembako ini sangat dibutuhkan oleh warga. 

"Karena pandemi sudah berlangsung lama, dan tidak ada yang menyangka keadaan seperti ini. Bantuan itu sangat dibutuhkan oleh warga," ujarnya.

Baca juga: Gianyar Pertama Laksanakan PTM, Mulai Senin 20 September 2021, Kantin Sekolah Tidak Boleh Dibuka

Terkait sistem penyaluran agar tidak melanggar protokol kesehatan, Gusti Suastika mengatakan, Senin besok sembako yang diberikan hanya bersifat simbolis.

Sebab pendistribusiannya sudah berlangsung Minggu 19 September 2021 ini.

Adapun sembako tersebut terdiri dari 10 kilogram beras, 2 kilogram gula, 2 liter minyak goreng, kecap dan garam beryodium.

"Besok penyerahan secara simbolik saja. Tapi pendistribusian hari ini sudah berlangsung ke lingkungan masing-masing," ujarnya.  (*)

Berita lainnya di Berita Gianyar

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved