Berita Bali

Ganjil-Genap akan Berlaku di Bali, Diterapkan di Pantai Sanur dan Kuta Akhir September

Dinas Perhubungan Provinsi Bali akan menerapkan sistem ganjil-genap di Bali untuk kendaraan yang masuk ke kawasan wisata Pantai Sanur Kota Denpasar

Tribun Bali/Rizal Fanany
Ilustrasi Pantai Sanur - Ganjil-Genap akan Berlaku di Bali, Diterapkan di Pantai Sanur dan Kuta Akhir September 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Dinas Perhubungan Provinsi Bali akan menerapkan sistem ganjil-genap di Bali untuk kendaraan yang masuk ke kawasan wisata Pantai Sanur Kota Denpasar dan Pantai Kuta Kabupaten Badung, Bali.

Kebijakan sistem ganjil-genap ini diperkirakan akan dilakukan mulai pekan depan atau akhir September 2021.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Bali, IGW Samsi Gunarta mengatakan, kebijakan ini akan diberlakukan untuk menindaklanjuti arahan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarajat (PPKM) Level 3 dan mengantisipasi terjadinya gelombang kejut (shock wave) karena mulai dibukanya daerah tujuan wisata (DTW) di Bali.

“Tujuan dari pengaturan ini adalah mengendalikan dan mengatur fluktuasi kunjungan DTW, memastikan terjadinya pelonggaran secara bertahap, sehingga kerumunan dapat dihindarkan,” ujar Samsi Gunarta dalam siaran pers yang diterima, Sabtu 18 September 2021.

Baca juga: Klungkung PPKM Level 3, Suwirta: Tantangan Semakin Berat, Tidak Boleh Lengah

Samsi mengatakan, untuk mengantisiasi hal itu, pihaknya mengadakan rapat tentang rencana pengaturan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap di Bali, beberapa hari lalu.

Rapat diikuti oleh jajaran penegakan hukum Satgas Covid-19 Provinsi Bali yang terdiri atas Ditlantas Polda Bali, Dishub Provinsi Bali, Disub Kota Denpasar, Dishub Kabupaten Badung, BPBD Provinsi Bali, serta pimpinan Satpol PP Provinsi Bali, Satpol PP Kota Denpasar, dan Satpol PP Kabupaten Badung.

“Pengaturan sistem ganjil-genap kendaraan bermotor akan dilaksanakan di DTW Pantai Sanur dan Pantai Kuta. Ini berlaku di semua jalan akses ke Pantai Sanur dan jalan akses ke Pantai Kuta yang diawasi secara langsung oleh Satgas Gotong Royong dengan pendampingan dari jajaran Polda Bali, Dishub, dan Satpol PP,” kata Samsi.

Samsi mengatakan, aturan ganjil genap menyesuaikan antara angka nomor terakhir pelat nomor kendaraan dengan tanggal kalender.

Apabila pada Sabtu tanggal ganjil, maka hanya kendaraan dengan angka terakhir ganjil pada pelat nomor kendaraan diperbolehkan lewat/masuk.

Untuk kendaraan dengan angka terakhir genap tidak diperbolehkan masuk menuju Pantai Sanur dan Pantai Kuta.

Kendaraan dengan nomor akhir pelat yang tidak sesuai akan diminta untuk memutar balik. Demikian pula sebaliknya.

Menuurt Samsi, aturan ganjil genap berlaku untuk kendaraan perseorangan roda 4 dan roda 2 (pelat dasar hitam tulisan putih).

Pengaturan dilaksanakan Sabtu dan Minggu, hari libur nasional, dan hari libur fakultatif daerah, pukul 06.30 hingga 09.30 Wita dan pukul 15.00 hingga 18.00 Wita.

“Ketentuan ini diberlakukan dengan Surat Edaran Gubernur Bali. Ancer-ancer diberlakukan pengaturan ini adalah minggu depan, akhir September 2021 atau menyesuaikan dengan terbitnya Surat Edaran Gubernur. Kegiatan sosialisasi dilakukan melalui berbagai media untuk menggugah kesadaran masyarakat dan mulai menyesuaikan diri menjelang pemberlakuan resmi pengaturan tersebut,” kata Samsi.

Di tempat terpisah, Dinas Perhubungan Kota Denpasar meminta agar dilakukan kajian terlebih dahulu terkait rencana tersebut.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved