Breaking News:

Israel

Israel Bekuk Dua Milisi Palestina yang Kabur dari Penjara Berkeamanan Tinggi

Kepolisian Israel mengatakan di Twitter, kedua milisi itu ditemukan di distrik timur Kota Jenin

Editor: DionDBPutra
AFP/JACK GUEZ
Militan Palestina Mohammad Ardah (kanan) menghadiri sidang via zoom di Kota Nazareth Israel, 19 September 2021. Ardah, satu dari enam militan Palestina yang melarikan diri dari penjara dengan keamanan tinggi, ditangkap kembali pada 10 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM - Polisi Israel pada Sabtu 18 September 2021 menangkap dua terakhir dari enam milisi Palestina yang melarikan diri dari sebuah penjara berkeamanan tingkat tinggi.

Kepolisian Israel mengatakan di Twitter, kedua milisi itu ditemukan di distrik timur Kota Jenin.

"Pengejaran berhasil diselesaikan dalam operasi gabungan IDF, Dinas Keamanan Masyarakat dan Pasukan Khusus Kepolisian tadi malam di Kota Jenin. Dua milisi yang melarikan diri dari penjara sudah ditangkap," kata juru bicara militer Israel Avichay Adraee.

"Dua penyabot itu menyerah, Nayef Kamamji dan Munadel Yacoub Infeiat, setelah militer dan polisi mengepung rumah tempat mereka bersembunyi di Jenin."

Baca juga: 6 Warga Palestina Kabur dari Penjara Israel Berkeamanan Tinggi

Baca juga: Pesawat Tempur Israel Bom Lokasi Hamas di Gaza, Pembalasan Atas Serangan Balon Api

Menyusul kaburnya narapidana dari penjara Gilboa pada 6 September, dua dari enam milisi berhasil ditangkap pada 10 September dan dua milisi lagi diamankan pada hari berikutnya.

Juru bicara militer Israel via Twitter mengunggah foto kedua tahanan selama proses penangkapan mereka pada Minggu 19 September 2021.

Enam milisi Palestina membobol penjara Israel berpenjagaan maksimum itu dengan gaya pelarian ala film Hollywood.

Mereka melarikan diri lewat sebuah lubang yang digali di lantai sel penjara.

Diberitakan sebelumnya, enam warga Palestina melarikan diri dari penjara Israel dengan keamanan tinggi pada Senin 6 September 2021.

Sejumlah laporan media Israel mengidentifikasi enam warga Palestina tersebut sebagai anggota kelompok militan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved