Breaking News:

Berita Jembrana

Jemput Bola Vaksinasi Lansia dan Disabilitas Terus Digenjot, Vaksinasi Dosis I Masih di Angka 93%

Upaya jemput bola untuk target vaksinasi 100 persen di Jembrana terus digenjot. Untuk saat ini vaksinasi dosis I di Jembrana masih di angka 93 persen

Dok. Bhabin Tegalcangkring
Vaksinasi terhadap lansia dan disabilitas 

TRIBUN-BALI.COM, NEGARA- Upaya jemput bola untuk target vaksinasi 100 persen di Jembrana terus digenjot.

Untuk saat ini vaksinasi dosis I di Jembrana masih di angka 93 persen dari 100 persen target vaksinasi.

Saat ini, vaksinasi jemput bola kepada penyandang disabilitas dan juga lansia dilakukan di Lingkungan Biluk Poh Kelurahan Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Senin 20 September 2021. 

Informasi yang dihimpun, bahwa jemput bola vaksinasi ini dilakukan dengan menggunakan vaksin Astra Zeneca menyasar warga masyarakat khususnya lansia dan disabilitas.

Vaksinasi massal juga digelar di sejumlah titik di Tegalcangkring.

Danramil 1617-02/Mendoyo Kapten Inf. Agus Muhid dan Lurah Tegalcangkring I Gusti Ngurah Eka Armadi langsung melakukan pemantauan.

Danramil Mendoyo didampingi Babinsa Tegalcangkring, Serda Suwardi mengatakan dari pemantauan selama kurang lebih tiga jam, vaksinasi menyasar 128 orang.

Baca juga: PTM Digelar, Disdikpora Jembrana Pantau di SMPN 1 Negara dan SD 1 Baler Bale Agung

Baca juga: Menteri Erick Thohir Dorong Jembrana Lumbung Pangan Bali

Baca juga: Level PPKM Turun, Pemkab Jembrana Segera Berlakukan Pembelajaran Tatap Muka

Vaksin yang melibatkan tenaga vaksinator dari Puskesmas Mendoyo terdiri dari 7 orang dosis I dan 121 dosis II. 

“Untuk dosis I sasaran lanjut ada sebanyak tujuh orang. Sedangkan untuk dosis II total 121 orang di antaranya, pelayan publik  29 orang, Lansia 27 orang, masyarakat umum 64 orang dan remaja satu orang,” ucap Dandim Agus Muhid.

Dijelaskannya, bahwa pemantauan itu dilakukan mulai dari tahapan pendaftaran, screening, penyuntikan hingga observasi.

Apalagi untuk lansia, maka dengan sistem jemput bola ke rumah-rumah warga dilakukan.

Pihaknya juga memantau pelaksanaan untuk vaksinasi terhadap tenaga kesehatan menggunakan vaksin Shinopham sebanyak 20 orang.

“Vaksin tahap I, 10 orang dan vaksin tahap II juga 10 orang nakes,” bebernya. 

(*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved