Breaking News:

Liga Italia

Mimpi Buruk Juventus Berlanjut Sejak Ditinggal Ronaldo, Napoli Bantai Udinese

Reaksi Turin terhadap kepergian Ronaldo ke klub Liga Utama Inggris Manchester United cukup beragam.

Editor: DionDBPutra
AFP/OLI SCARFF
Bek Napoli Victor Osimhen (kedua dari kiri) merayakan gol pertama timnya dalam pertgandingan Grup C Liga Europa melawan Leicester City di King Power Stadium in Leicester, Inggris, 16 September 2021. Empat hari kemudian Osimhen kembali mencetak gol melawan Udinese dalam pertandingan liga. 

TRIBN-BALI.COM - Life goes on adalah pesan pelatih Massimiliano Allegri setelah mengetahui keinginan Cristiano Ronaldo hengkang bulan lalu, tetapi empat pertandingan Serie A setelah tiada Ronaldo berakhir dengan bencana.

Reaksi Turin terhadap kepergian Ronaldo ke klub Liga Utama Inggris Manchester United cukup beragam.

Meskipun memimpin daftar pencetak gol Juve dalam setiap musim yang dia habiskan di Juventus, dampak luas Ronaldo tidak selalu dilihat secara positif, mengingat gaji besar yang mesti dikeluarkan klub ini dan tuntutannya untuk menjadi pemain utama di lapangan.

Baca juga: Pekan Keempat Serie A, Juventus Hanya Mampu Bertengger di Zona Degradasi

Baca juga: Fans AC Milan Nyanyikan Juventus Siap Turun Kasta ke Serie B, Si Nyonya Tua Masuk Zona Degradasi

Empat laga sejak ditinggalkan Ronaldo, klub tersukses Serie A itu malah tercecer di zona degradasi. Mereka belum mencicipi kemenangan dalam liga musim ini.

Pemain depan AC Milan Kroasia Ante Rebic (kanan) mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di stadion Juventus di Turin, pada 19 September 2021. Isabella Bonotto/AFP
Pemain depan AC Milan Kroasia Ante Rebic (kanan) mencetak gol selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara Juventus dan AC Milan di stadion Juventus di Turin, pada 19 September 2021. Isabella Bonotto/AFP (Isabella Bonotto/AFP)

Hasil imbang 1-1 melawan AC Milan sehari lalu memastikan Juventus gagal memenangkan salah satu dari empat pertandingan pertamanya musim ini yang merupakan keempat kalinya terjadi dalam sejarah mereka, dan pertama kali sejak musim 1961-1962.

Surat kabar Italia Corriere dello Sport menyebut klub ini sudah "titik nadir", sementara harian Turin Tuttosport mengecam "krisis" dalam klub ini.

Masalah Mental

Kekhawatiran terbesar penggemar Juventus dari tiga pertandingan liga pertama tim pujaan mereka musim ini adalah kurang tajamnya serangan Juve.

Juve kalah mengejutkan 0-1 di kandang sendiri dalam pertandingan pertamanya melawan klub promosi Empoli tanpa pernah benar-benar mengganggu gawang lawan mereka.

Kekalahan mengejutkan lainnya terjadi saat melawan Napoli. Tetapi skuad Allegri sepertinya sudah membalikkan pendulum kala melawan Milan pada Minggu dengan memulai pertandingan itu dalam intensitas jauh lebih besar, memimpin dalam waktu empat menit dengan gol serangan balik yang menawan.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved