Breaking News:

Berita Denpasar

Para Pengusaha Pariwisata Provinsi Bali Bahas Kesiapan Pembukaan Border Internasional

Munculnya wacana pembukaan border pariwisata Bali seolah menjadi angin segar bagi pelaku ekonomi khususnya para pengusaha pariwisata.

Istimewa
Para pengusaha pariwisata di Provinsi Bali adakan giat bincang-bincang "Persiapan Bali Membuka Internasional Border" secara virtual pada, Rabu (22 September 2021). 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ni Luh Putu Wahyuni Sri Utami 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR – Munculnya wacana pembukaan border pariwisata Bali seolah menjadi angin segar bagi pelaku ekonomi khususnya para pengusaha pariwisata.

Oleh karena itu, para pengusaha pariwisata di Provinsi Bali adakan giat bincang-bincang "Persiapan Bali Membuka Internasional Border" secara virtual pada, Rabu (22 September 2021). 

Dalam acara tersebut diisi oleh beberapa narasumber yakni Aloysius Purwa selaku Owner KCBJ Tours and Travel, Gusti Kade Sutawa selaku Ketua Umum DPP Nawacita Pariwisata Indonesia, I Wayan Puspa Negara selaku Owner Puspa Graha Villatel dengan moderatornya yakni Panudiana Kuhn yang juga selaku penguasa senior di Bali

Dengan adanya acara tersebut, diharapkan mampu menstimulasi pariwisata sekaligus perekonomian Bali menjadi bangkit kembali.

Pariwisata China Sudah Dibuka, Raup Rp 82 Triliun Selama Liburan Musim Gugur

Sebelumnya, berbagai persiapan tentunya telah diusahakan oleh Pemerintah dan masyarakat agar nantinya Bali mantap menyambut kedatangan turis asing. 

Salah satu pembicara dalam acara tersebut yakni, I Wayan Puspa Negara yang juga selaku Owner Puspa Graha Villatel mengatakan pariwisata merupakan kegiatan sehari-hari yang sudah ia lakukan sejak usianya masih 7 tahun. 

"Saya kelahiran tahun 1970 sudah banyak bergelut di sektor pariwisata. Sejak saya kecil karena memang orang tua saya sudah ada penginapan kecil-kecilan di kawasan Legian sekitar tahun 1970. Bahkan tahun 1977 saya sempat menjadi pedagang anak-anak menjual tiket-tiket kegiatan pariwisata seperti tiket pertunjukan tari-tarian," katanya. 

Lebih lanjutnya ia mengatakan, mau tidak mau pariwisata sudah menjadi aktivitas yang tidak bisa lepas dari kegiatan sehari-harinya. 

"Jadi sambil bertumbuh saya mengelola home stay atau villa dan beberapa kali menjadi general manager di beberapa perusahaan untuk kegiatan pariwisata," tambahnya. 

Bali Jadi Tuan Rumah KTT G-20 2022, Wagub Cok Ace Sebut Momentum Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved