Pemilu 2024

Sekjen PKP Sebut Presiden Jokowi Setuju Pemilu 2024 Digelar Bulan April

Selain itu, Jokowi juga sepakat agar syarat partai politik non-parlemen menjadi peserta pemilu 2024 tidak dipersulit.

Editor: DionDBPutra
Capture Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Widodo. 

TRIBUN-BALI.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) diklaim ingin pencoblosan Pemilu Serentak 2024 (Pileg dan Pilpres) digelar pada bulan April 2024.

Selain itu, Jokowi juga sepakat agar syarat partai politik non-parlemen menjadi peserta pemilu 2024 tidak dipersulit.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Keadilan Persatuan (PKP) Said Salahudin setelah bertemu Presiden Jokowi di Istana Bogor, Rabu 22 September 2021.

Dia  mengatakan, dari hasil pertemuan pengurus PKP dengan Jokowi antara lain memunculkan dua kesamaan pandangan soal pemilu 2024.

Baca juga: KPU Tabanan Usulkan Anggaran Pemilu 2024 Rp51,1 Miliar Lebih, TAPD Minta Lakukan Penghematan

Baca juga: Pemerintah Terbitkan SK, Partai Ummat Resmi Jadi Partai Politik dan Siap bertarung di Pemilu 2024

”Pertama, Presiden sepakat dengan PKP bahwa untuk menjadi peserta pemilu 2024 parpol non-parlemen tidak perlu mengikuti verifikasi faktual alias cukup lulus verifikasi administrasi. Kemudian, presiden sepakat dengan PKP agar Pemilu tetap diselenggarakan di bulan April 2024," kata Said.

Dalam pertemuan itu Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno.

Sementara pengurus DPN PKP yang hadir adalah Ketua Umum Yussuf Solichien, Sekretaris Jenderal Said Salahudin, Wakil Ketua Umum Mayor Jenderal TNI (Purn) Aslizar N. Tanjung, Bendahara Umum Ellen Sukmawati, dan Sekretaris Dewan Pembina Rully Soekarta.

Menurut Said, Presiden Jokowi   akan memanggil Mendagri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk membicarakan mengenai hal tersebut.

Selain membahas Pemilu 2024, kata Said, pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Bogor itu juga membahas agenda kehadiran Presiden pada acara pelantikan pengurus DPN PKP pada tanggal 24 September 2021 di Jakarta.

"Beliau sudah confirmed untuk hadir. Di acara pelantikan nanti Ketua Umum kami akan pula menyampaikan Pidato Kebangsaan," kata Said.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebelumnya mengusulkan hari pencoblosan Pemilu (Pileg-Pilpres) Serentak 2024 digelar pada Rabu, 21 Februari 2024.

Ketua KPU Ilham Saputra mengatakan, pihaknya mengusulkan tanggal tersebut salah satunya untuk memberikan waktu memadai dalam penyelesaian sengketa pemilu legislatif dan pemilu presiden dan penetapan hasil pemilu tersebut dengan jadwal pencalonan pemilihan kepala daerah (Pilkada).

”Tentu kenapa kemudian kami mengusulkan tanggal pemilu nasional kita itu akan diselenggarakan pada 21 Februari tahun 2024," kata Ilham dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi II, Senin 6 September 2021.

Selain itu, lanjut Ilham, KPU juga memperhatikan beban kerja badan adhoc pada tahapan pemilu yang beririsan dengan tahapan pemilihan.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved