Berita Denpasar

Didakwa Terlibat Peredaran Sabu, Enap dan Darmawan Terancam 20 Tahun Penjara

I Gede Enap Karma Putra (23), dan I Nyoman Darmawan (30) telah menjalani sidang perdananya secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Shutterstock
Ilustrasi sabu - I Gede Enap Karma Putra (23), dan I Nyoman Darmawan (30) telah menjalani sidang perdananya secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - I Gede Enap Karma Putra (23), dan I Nyoman Darmawan (30) telah menjalani sidang perdananya secara daring di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Dua sekawan ini dihadirkan sebagai terdakwa, karena diduga terlibat peredaran sabu.

Keduanya nekat bekerja sebagai tukang tempel sabu, untuk mendapat uang, juga demi beberapa gram sabu untuk dikonsumsinya sendiri.

Atas perbuatannya itu, mereka pun terancam pidana penjara selama 20 tahun.

Baca juga: PDAM Denpasar Akan Lakukan Penyesuaian Tarif Air Minum, Berikut Perubahannya

"Surat dakwaan sudah dibacakan. Atas dakwaan jaksa penuntut, terdakwa tidak keberatan. Sidang dilanjutkan ke pembuktian mendengar keterangan saksi polisi dan saksi umum saat penangkapan dan pemeriksaan kedua terdakwa," jelas Dewi Maria Wulandari selaku penasihat hukum para terdakwa, Kamis, 23 September 2021.

Pengacara dari Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Denpasar ini mengatakan, oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), kliennya dikenakan dakwaan alternatif.

Dakwaan kesatu, perbuatan kedua terdakwa diatur dan diancam dalam Pasal 114 ayat (2) Jo 132 ayat (1) Undang-Undang RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotik. 

Baca juga: Sedang Bertamu di Panjer Denpasar, Sebuah Mobil Tertimpa Pohon Tumbang 

"Atau dakwaan kedua, Pasal 112 ayat (2) Jo 132 ayat (1), UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik," papar Dewi Maria Wulandari. 

Diungkap dalam surat dakwaan JPU, kedua terdakwa tersebut berurusan dengan hukum setelah ditangkap oleh petugas kepolisian dari Satnarkoba Polresta Denpasar di sekitar Desa Kepaon, Pemongan, Denpasar, Selasa 8 Juli 2021 sekitar pukul 16.00 Wita.

Saat itu, polisi menemukan beberapa paket sabu siap edar dari sepeda motor yang dikendarai para terdakwa. 

Baca juga: Pasar Rakyat Tak Wajib Terapkan PeduliLindungi, Perumda Pasar Denpasar: Kami Masih Identifikasi

Polisi juga melakukan penggeledahan di rumah terdakwa Nyoman Darmawan, Jalan Satria I, Gang Kelapa Kuning, Kuta, Badung. Hasilnya ditemukan 1 paket plastik sabu seberat 7,78 gram serta barang bukti terkait lainnya. 

Dalam dakwaan juga terungkap, sabu tersebut diperoleh dari seorang yang bernama Asmad (DPO).

Para terdakwa tersebut telah dua kali mendapat bahan paket sabu dari Asmad untuk diedarkan.

Mereka mengambil pekerjaan beresiko ini bukan demi uang dan sabu 0,4 gram untuk dikonsumsi sendiri. (*)

Berita lainnya di Peredaran Narkotika di Bali
 

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved