Breaking News:

Corona di Bali

Meski Kasus Aktif di Bali Menurun, Belum Ada Penghentian Isoter, Keterisian Hanya 20 Persen

Kasus aktif dan jumlah keterisian tempat isolasi terpusat (Isoter) di wilayah Provinsi Bali terus mengalami penurunan.

Adrian Amurwonegoro
Aktivitas pasien Covid-19 OTG-GR di salah satu tempat Isoter di Kota Denpasar, Bali, pada Rabu 1 September 2021 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Kasus aktif dan jumlah keterisian tempat isolasi terpusat (Isoter) di wilayah Provinsi Bali terus mengalami penurunan.

Meski demikian tempat dan tenaga kesehatan Isoter terus tetap disiagakan alias belum ada penghentian.

Hal ini disampaikan Kapenrem 163/Wira Satya, Mayor Arm Ida Bagus Putu Diana Sukertia, S.S., saat dijumpai Tribun Bali di ruang kerjanya, Korem 163/Wira Satya, Denpasar, Bali, pada Kamis 23 September 2021.

Baca juga: Penularan Covid-19 Tertinggi di Inggris Menimpa Anak-anak, Umumnya yang Belum Divaksin

"Meski kasus aktif positif COVID-19 dan Isoter atau pergeseran dari isolasi mandiri ke terpusat sudah menurun, saat ini Isoter masih tetap berjalan, belum ada perintah penghentian karena dalam konteks kita berkelanjutan percepatan penanganan COVID-19," kata Kapenrem.

Pihaknya setiap hari menerima data laporan untuk ditindaklanjuti dengan 3 T (Tracing, Testing, dan Treatment) agar mendeteksi orang terpapar COVID-19 tanpa gejala hingga gejala sedang untuk diarahkan menjalani Isoter.

Baca juga: Kasus Sembuh Covid-19 di Kota Denpasar Capai 95,75 Persen, Kasus Aktif Hanya 1,69 Persen

"Itulah peran petugas di lapangan TNI Polri Dinkes dan unsur lainnya melakukan tracing ditemukan wajib mengikuti isoman ke isoter. Dengan harapan mereka kalau dibiarkan tidak menyebarkan COVID-19," ujar dia.

Berdasarkan laporan terakhir per 22 September 2021 ketersediaan 5.462 bed Isoter tersebar di seluruh kabupaten kota di Bali hanya terisi sekitar 20 persen saja.

"Yang terisi Per 22 September 1.129 atau hanya 20,67 persen dengan sisa 4.333 atau 79,33 persen," paparnya.

Sementara jumlah kasus aktif sampai dengan 22 September 2021 berjumlah 2.020 dengan rincian dirawat di ruang ICU rumah sakit 92 pasien dan non ICU 437 pasien.

Baca juga: Kontak Erat dengan Pasien Covid-19, Delapan Warga di Desa Peguyangan Kangin Denpasar Ditracing

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved