Breaking News:

Berita Bali

Jika Kuta dan Sanur Efektif, Menparekraf Akan Implementasikan Ganjil-Genap di Wilayah Green Zone 

Pemerintah Provinsi Bali mulai akhir pekan (Sabtu-Minggu) ini melakukan penerapan pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap pada tujuan objek

Tribun Bali/Zaenal Nur Arifin
Menparekraf Sandiaga usai menyerahkan sertifikat CHSE kepada perwakilan pelaku pariwisata di Avani Resort Seminyak, Sabtu 25 September 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Zaenal Nur Arifin

TRIBUN-BALI.COM, BADUNG  - Pemerintah Provinsi Bali mulai akhir pekan (Sabtu-Minggu) ini melakukan penerapan pembatasan lalu lintas dengan sistem ganjil-genap pada tujuan objek wisata, khususnya Sanur dan Kuta.

Dalam kunjungan kerjanya ke Bali, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendukung kebijakan tersebut meskipun kunjungan wisatawan di Bali masih belum pulih.

"Sangat perlu (dilakukan penerapan ganjil-genap), karena ini untuk membiasakan masyarakat dengan konsep pembatasan yang bertanggung jawab," ujar. Menparekraf Sandiaga Uno, Sabtu 25 September 2021 malam kemarin di Avani Resort.

Baca juga: Sopir Taksi Online Minta Ada Stiker Penanda, Hari Pertama Ganjil Genap di Pantai Sanur & Kuta

Lebih lanjut Menparekraf menyampaikan perlu dilakukan karena kita sudah melihat revent tourism, truth from madness apalagi kunjungan dari wisatawan nusantara ini meningkat belum ditambah wisatawan mancanegara jadi kita harus biasakan agar masyarakat (Bali) seperti di Pangandaran, Puncak sudah menyelenggarakan konsep ganjil-genap.

Sandiaga berharap kebijakan ini dapat dipatuhi oleh masyarakat dan pihaknya akan pantau dan evaluasi terus pelaksanaan ganjil-genap di Kuta dan Sanur.

Baca juga: Aturan Lengkap tentang Penerapan Ganjil Genap di Pantai Sanur dan Kuta 

Dengan pembatasan lalu lintas secara ganjil-genap, selain dapat mengurangi potensi dari penumpukan masyarakat pada objek wisata, juga dapat mengurangi emisi gas buang kendaraan bermotor.

Apakah nantinya akan diterapkan pada wilayah green zone Sanur, Ubud dan Nusa Dua?

Menparekraf Sandiaga mengatakan tentunya akan mengevaluasi hasil yang didapatkan di wilayah Kuta dan Sanur.

Baca juga: Berlaku Mulai Hari Ini 25 September 2021, Catat Jam dan Lokasi Ganjil Genap di Pantai Sanur dan Kuta

"Kita akan evaluasi hasil yang kita dapatkan di wilayah Kuta dan Sanur, seandainya ini efektif kita akan juga implementasikan di wilayah green zone," imbuh Sandiaga Uno.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved