Breaking News:

Berita Klungkung

Pembanguan SPAM Mata Air Segening di Nusa Penida Akan Habiskan Anggaran Rp1,1 Miliar

Beberapa desa di Nusa Penida selama ini belum mendapatkan layanan air bersih dari PDAM.

Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Sosialisasi pembangunan SPAM Sumber Mata Air Segening di Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Minggu 26 September 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, KLUNGKUNG - Beberapa desa di Nusa Penida selama ini belum mendapatkan layanan air bersih dari PDAM.

Mengatasi masalah ini, Pemkab Klungkung tahun ini dipastikan melakukan pembangunan SPAM (Sistem Pengediaan Air Minum) mata air Segening di Desa Bunga Mekar, Nusa Penida. 

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta dan itansi terkait, telah melakukan sosialisasi prihal rencana pembangunan SPAM Mata Air Segening, Minggu 26 September 2021 di Kantor Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Bali.

Rencana optimalisasi pemanfaatan sumber mata air Segening ini sebenarnya sudah lama direncanakan. Mengingat beberapa Dusun di Desa Bunga Mekar tidak mendapatkan layanan air PDAM secara merata.

Baca juga: Lowongan Kerja Klungkung, Dibuka Loker Untuk Posisi Operator Excavator Breaker & Operator Buldozer

"Peran dari bendesa, perbekel dan seluruh masyarakat agar terus mendukung dan ikut mengawasi pembangunan ini. Apalagi pemanfaatan sumber mata air Seganing selama ini kita harapakan bersama," ungkap Suwirta, Minggu 26 September 2021.

Mata Air Segening ini memiliki debit air sebesar 6 liter/detik. Sumber mata air ini terletak di dasar tebing, dengan ketinggian sekitar 300 meter.

Pembangunan SPAM ini pun menghabiskan biaya mencapai Rp1,1 miliar.

Baca juga: Guna Mengurangi Penggunaan Kertas, RSUD Klungkung Mulai Terapkan Sistem RME dan Sim-onTa

Rencananya sumber mata air ini untuk memaksimalkan layanan distribusi air bersih kepada 900 KK atau sekitar 3000 jiwa warga di Desa Bunga Mekar.

" Pengerjaan SPAM ini nanti menghabiskan waktu 90 hari," ungkapnya.

Baca juga: Terbukti Mampu Bertahan di Masa Pandemi, Pemkab Klungkung Bantu 60 Ribu Bibit Lele untuk Budidaya

Dalam sosialisasi itu, Suwirta meminta kepada rekanan agar bekerja dengan niat tulus, sehingga proses pengerjaan nanti bisa dilaksanakan dengan maksimal.

Serta petugas pengawas juga diminta maksimal dalam melakukan pengawasan, mulai dari spesifikasi hingga kualitasnya. 

"Semoga pembangunan ini dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu, sehingga apa yang kita harapkan bersama bisa segera terwujud" harapnya. (*)

Berita lainnya di Berita Klungkung

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved