Breaking News:

5 Negara Pemberi Utang Terbesar ke AS, Rp 400.000 Triliun Terancam Tak Dibayar

Pemerintah AS berupaya meminta persetujuan parlemen AS untuk menaikkan atau menangguhkan plafon utang.

Editor: Bambang Wiyono
Karolina Grabowska dari Pexels
Ilustrasi 

TRIBUN-BALI.COM – Meski menyandang predikat negara adidaya, ternyata Amerika Serikat (AS) terlilit utang lebih dari 28 trililun dollar AS atau melampaui Rp 400.000 triliun.

AS terancam tak bisa membayar utang-utang itu pada Oktober.

Jika benar-benar tak bisa membayar utang, bahaya besar telah mengintai “Negeri Paman Sam”.

Padahal perekonomian AS sedang berupaya pulih dari Covid-19.

Pemerintah AS berupaya meminta persetujuan parlemen AS untuk menaikkan atau menangguhkan plafon utang.

DPR AS mengesahkan RUU yang akan menangguhkan plafon utang selama lebih dari satu tahun, tetapi langkah itu hampir pasti gagal di Senat.

Partai Republik menolak rencana tersebut karena khawatir terkait pengeluaran pemerintah AS.

Dari mana saja AS mendapatkan utang?

Melansir Investopedia, sekitar seperempat utang AS berasal dari utang intra-pemerintah.

Utang intra-pemerintah adalah utang pemerintah AS kepada badan-badan federal lainnya.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved