Breaking News:

Berita Badung

Dewan Badung Minta Pelaksanaan Ganjil Genap Dikaji, Anom Gumanti: Kuta Masih Sepi dan Jalan Lengang

Pada kesempatan itu Ketua Komisi II DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mempertanyakan terkait pelaksanaan Ganjil Genap di wilayah Kuta

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Ketua Komisi II DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti saat memimpin rapat bersama instansi terkait pada Senin 27 September 2021 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Penerapan Ganjil Genap di wilayah Badung, khususnya akses jalan menuju pantai Kuta mendapat sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Derah (DPRD) Kabupaten Badung.

Bahkan kebijakan itu dirasa perlu dilakukan kajian mengingat kondisi Kuta belum ramai.

Hal itu pun terungkap saat Komisi II DPRD Badung melaksanakan rapat bersama instansi terkait termasuk Dinas Perhubungan Kabupaten Badung.

Pada kesempatan itu Ketua Komisi II DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti mempertanyakan terkait pelaksanaan Ganjil Genap di wilayah Kuta.

Baca juga: Pastikan 1 Oktober 2021 PTM Bisa Dimulai, Komisi IV DPRD Badung Minta Disdikpora Buat SOP

Kendati demikian, dari pihak  Dinas Perhubungan tidak memberikan komentar banyak, mengingat semua itu merupakan kebijakan pusat yang kini dilaksanakan oleh pemerintah provinsi.

I Gusti Anom Gumanti menilai, kebijakan Ganjil Genap  ini belum waktunya diterapkan lantaran belum situasi Kuta belum ramai kunjungan wisatawan.

"Saya bilang ini bukan ditolak ya. Jadi kita di Bali kan baru kali pertama penerapan seperti ini.

 Saya orang Kuta, saya tahu persis situasi masih bisa dikendalikan di Kuta," katanya saat ditemui usai rapat kerja di Gedung DPRD Badung, Senin 27 September 2021

Pihaknya mengaku ketika nanti pariwisata ramai di bulan Desember, mungkin dirinya bisa menerima dan setuju dengan penerapan Ganjil Genap tersebut.

Anom Gumanti pun menyarankan agar kebijakan tersebut dikaji lebih detail.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved