Berita Denpasar

I Nyoman AW Nekat Akhiri Hidup di Kamar Setelah Mengantar Cucunya

Mengenai motif pria paruh baya tersebut, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi belum mengetahui penyebabnya.

Penulis: Firizqi Irwan | Editor: Wema Satya Dinata
Polresta Denpasar.
I Nyoman AW (58) setelah diturunkan dan dibaringkan di atas kasur, Minggu 26 September 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Bali, Ahmad Firizqi Irwan

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Seorang kakek bernama I Nyoman AW (58) asal Gianyar, Bali ditemukan meninggal dunia dalam posisi tergantung di dalam kamarnya.

Pelaku nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri terjadi di Perumahan Raflesia, Jalan Siulan, Nomor 121, Denpasar Timur, Kota Denpasar.

Mengenai motif pria paruh baya tersebut, Kasi Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi belum mengetahui penyebabnya.

"Korban (pelaku red) ditemukan meninggal pada Minggu 26 September 2021 pagi. Untuk motif bunuh diri belum diketahui, pihak keluarga juga tidak mengetahui pasti apa permasalahannya," ujar Iptu I Ketut Sukadi terpisah, Senin 27 September 2021.

Baca juga: Juara 2 Lomba Digital Preneurship Bali Nusra, Politeknik Nasional Denpasar Usung Ide Bali Farm Ponic

Kasi Humas Polresta Denpasar menjelaskan lebih lanjut, peristiwa gantung diri yang dilakukan pelaku tersebut diketahui oleh anaknya Ni Luh Putu MTA.

Perempuan 30 tahun tersebut mengatakan kepada pihak kepolisian, jika pelaku yang merupakan seniman tinggal bersama sang istri di TKP.

Pada Sabtu malam, pelaku ditinggal oleh sang istri ke Singaraja untuk mengantarkan orderan.

Namun sebelum pergi, sang istri sempat meminta saksi (anak pelaku) untuk mengantarkan dua orang cucunya ke rumah, alasannya untuk menemani Nyoman AW di rumah dan menginap.

Keesokan harinya, Nyoman AW sempat mengantar dua orang cucunya pulang ke rumah Luh Putu Melati yang tidak jauh dari TKP.

Sekitar pukul 07.30 wita, saksi yang hendak berangkat kerja, menyempatkan diri untuk ke rumah orang tuanya dan mengantarkan sarapan untuk Nyoman AW.

Sesampainya di TKP, saksi kemudian mencari sang ayah, namun ia terkejut setelah mendapati Nyoman AW sudah dalam posisi tergantung di kayu usuk atap plafon rumahnya.

"Saat saksi ke TKP, ia sudah melihat korban (pelaku red) sudah dalam posisi tergantung di kayu usuk atap plafon rumah. Saat dipegang, kaki korban (pelaku red) sudah dingin," terang Sukadi.

Saksi yang mendapati ayahnya tergantung langsung berteriak dan langsung meminta tolong.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved