Corona di Bali

Kasus Aktif Covid-19 di Bali Melandai, Cok Ace: Bali Siap Menyambut Wisman

Menurut data Satgas Covid-19 Bali pada Sabtu 25 September 2021, angka terkonfirmasi positif di Bali berjumlah 105 orang

Tribun Bali/Ragil Armando
Wagub Cok Ace - Kasus Aktif Covid-19 di Bali Melandai, Cok Ace: Bali Siap Menyambut Wisman 

Selain itu, tenaga kesehatan, obat-obatan hingga oksigen juga sudah sangat memadai di Bali.

Pememerintah, kata Cok Ace, telah menyiapkan grand design skema wisatawan mancanegara di Bali.

“Dalam grand design tersebut mengatur skema wisatawan mulai dari pintu kedatangan, testing, bagi yang positif akan dirujuk ke RS, sementara yang negatif melanjutkan perjalanan ke hotel karantina, skema berwisata hingga keberangkatan ke negara asal,” ujarnya.

Untuk menjamin keamanan, pemerintah telah menjalin kerja sama dengan TNI/POLRI untuk menjaga secara ketat pintu-pintu masuk Bali, baik di bandara maupun pelabuhan.

“Sehingga orang-orang yang masuk ke Bali benar-benar steril dan bebas dari Covid-19,” imbuhnya.

Cok Ace mengatakan, pelaku pariwisata telah menyiapkan diri secara baik apabila pariwisata Bali untuk wisman dibuka.

Lebih dari 2.000 hotel, restoran dan destinasi pariwisata sudah mengantongi sertifikat CHSE dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan rencananya 1.200 lagi menyusul.

Sementara untuk pelaku pariwisata hingga karyawannya juga rata-rata sudah divaksin dosis kedua. “Bahkan saat ini kami tengah menggenjot pemakaian aplikasi PeduliLindungi di setiap tempat umum di Bali,” tambah Cok Ace.

Mengenai tempat wisata mana yang duluan akan dibuka, tokoh Puri Ubud ini mengaku awal jadwal vaksinasi massal pada Februari lalu, ada tiga zona hijau yang akan dibuka yaitu Nusa Dua, Sanur dan Ubud.

“Hal itu ditetapkan karena kita belum bisa mapping ketersediaan vaksin untuk Bali,” ujarnya.

Akan tetapi, melihat ketersediaan vaksin yang memadai dan sudah hampir rampung, ia optimistis seluruh Bali bisa dibuka untuk wisman.

Baca juga: Tekan Penyebaran Covid 19, Tim Yustisi Kota Denpasar Pantau Prokes di Obyek Wisata

Melihat perkembangan kasus Covid-19 yang akhir-akhir ini naik lagi di beberapa negara, Cok Ace mengatakan kemungkinan akan selektif memilih negara asal wisman.

“Kami sudah mencatat beberapa negara berdasarkan length of stay di Bali. Ada sekitar empat negara yaitu Amerika, Inggris, Jerman dan Rusia yang rata-rata tinggal di Bali 2 minggu. Tapi itu juga tergantung regulasi, karena itu kita harus benar-benar menyiapkan,” jelasnya.

Lebih dari itu, Wagub mengatakan persiapan internal saat ini benar-benar harus dikebut agar bisa membuka pariwisata Bali, seperti term regulasi dalam Permenkumham Nomor 34 tahun 2021.

Pemerintah harus menyiapkan berbagai skenario untuk menghadapi kemungkinan terburuk.

“Kita harus siapkan plan A, plan B dan seterusnya. Tentu saja kita tidak ingin seperti negara lain seperti Singapura yang awalnya sudah mau berdamai dengan Covid-19 namun sekarang menghadapi situasi buruk lagi,” tandasnya. (gil)

Kumpulan Artikel Bali

Sumber: Tribun Bali
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved