Breaking News:

Sponsored Content

Pengukuhan FKUB Bangli, Bupati Sedana Arta Berharap Peningkatan Keharmonisan Antar Umat Beragama

Acara yang bertempat di aula kantor PHDI bangli itu, dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Anggota Forkopimda Kabupaten Bangli, Ketua MDA

Tribun Bali/Muhammad Fredey Mercury
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta saat pengukuhan anggota FKUB Bangli. Selasa (28/9/2021) 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Para tokoh agama diharapkan mampu memberikan kecerdasan intelektual, terkait penyelesaian permasalahan umat beragama. Hal tersebut diungkapkan Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta dalam acara pengukuhan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) masa bakti 2021-2026, Selasa (28/9/2021).

Acara yang bertempat di aula kantor PHDI bangli itu, dihadiri oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar, Anggota Forkopimda Kabupaten Bangli, Ketua MDA Kabupaten Bangli dan Forum Lintas Agama Kabupaten Bangli.

Bupati Sedana Arta pada kesempatan itu mengungkapkan, tujuan dibentuknya FKUB adalah sebagai wadah informasi, komunikasi dan kerjasama antara warga masyarakat yang terdiri dari agama, ras, suku, ethnis.

Dalam tugasnya, FKUB bertanggung jawab membangun harmonisasi antar umat beragama demi tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta dapat mengedepankan kearifan lokal.

Baca juga: Cegah Klaster Perkantoran, Kapolres Bangli Bentuk Satgas Covid-19 Satpam

Dikatakan pula, peran tokoh agama diharapkan dapat memberikan kecerdasan intelektual terkait penyelesaian permasalahan umat beragama, dan dapat menjalankan perannya sehingga tercipta suasana yang saling memahami antar umat beragama.

Disamping juga membantu pemerintah dalam pembangunan nasional guna terciptanya kondisi yang kondusif.

 “Dengan terbentuknya Forum Kerukunan Umat Beragama masa bakti 2021-2026 di Kabupaten Bangli kami berharap besar agar dapat meningkatkan keharmonisan, saling menghormati diantara anggota masyarakat dari berbagai ras, suku, ethnis, agama dan budaya,” ujarnya.

Sementara pelaksana tugas (plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bangli I Ketut Mega Ada mengungkapkan, dalam rangka penyegaran pengurus FKUB di Kabupaten Bangli, telah ditetapkan keputusan Bupati Bangli nomor 220.05/246/2021 tentang pengukuhan forum kerukunan umat beragama masa bakti 2021-2026.

Adapun Tugas FKUB Kabupaten Bangli sebagaimana tertuang dalam keputusan bersama menteri agama dan Mendagri nomor 9 dan 8 tahun 2006, adalah untuk melakukan dialog dengan pemuka agama dan tokoh masyarakat.

Selain itu, sebagai wadah untuk menampung aspirasi organisasi keagamaan dan aspirasi organisasi kemasayarakatan.

“FKUB juga menjadi jembatan untuk menyalurkan aspirasi organisasi keagamaan dan organisasi kemasyarakatan dalam bentuk rekomendasi, sebagai bahan kebijakan bupati.

FKUB juga berfungsi untuk melakukan sosialisasi peraturan perundang-undangan dan kebijakan di bidang keagamaan, yang berkaitan dengan kerukunan umat beragama dan pemberdayaan masyarakat.

Serta memberikan rekomendasi tertulis atas permohonan pendirian rumah ibadah,” tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved