Breaking News:

Berita Karangasem

Perbekel Tianyar Tengah Karangasem Akan Nasehati Nengah Bayung, Ditertibkan Saat Ngamen di Denpasar

Nengah Bayung ditertibkan petugas Satpol PP Denpasar saat mengamen, Perbekel Tianyar Tengah akan nasehati

Penulis: Saiful Rohim | Editor: Irma Budiarti
Satpol PP Denpasar
Nengah Bayung (21) bersama rekannya Nengah Hendra saat diamankan Satpol PP Kota Denpasar di perempatan Tohpati, Denpasar, Bali, Sabtu 25 September 2021 kemarin. 

Di tangan kirinya ia mengapit sebatang rokok yang masih menyala.

Sementara rekannya, tidur terlentang di dekat tembok menggunakan kemben yang dipakai saat mengamen serta baju merah marun.

Di Denpasar, Nengah Bayung bersama keluarganya tinggal di kawasan Monang-maning.

Menurut pengakuan Nengah Bayung, dirinya bersama temannya baru pertama mengamen di jalanan.

“Terpaksa saya ke jalan ngamen, bes sing ada gae apa (tidak ada pekerjaan apa),” akunya.

Baca juga: Hidupi Tiga Anak, Nengah Bayung Terpaksa Mengamen karena Sudah Tak Ada Pekerjaan

Saat turun ke jalan untuk mengamen, Nengah Bayung memakai udeng dan kemben serta selempod.

“Ini baru pertama saya nyoba mengamen, tidak tahu kalau bisa ditangkap.

Karena saya lihat yang lain bisa mengamen dengan udeng, makanya saya mencoba,” katanya.

Ketika ditertibkan Satpol PP, Nengah mengaku belum mendapat penghasilan dari mengamen.

Sebelum mengamen, ia bekerja sebagai buruh bangunan.

Namun, sejak pandemi Covid-19 menghantam, tak ada garapan membuat bangunan.

Terakhir ia mendapat pekerjaan menggarap vila di Denpasar.

“Tapi itu sudah selesai, sehingga saya menganggur. Serba sulit sekarang ini, tak ada orderan untuk membuat bangunan,” katanya.

Setelah ditertibkan Satpol PP Denpasar ini, dia mengaku akan pulang ke kampungnya di Tianyar.

“Di kampung nyari pekerjaan lain, menyabit rumput, karena ada sapi kadasan (diminta orang lain untuk memelihara) di kampung,” katanya.

Terkait pengamanan oleh Satpol PP Denpasar terhadap kedua pengamen ini, banyak masyarakat menyatakan tidak setuju.

Beberapa di antaranya mengatakan Satpol PP Denpasar tak memiliki hati nurani.

(ful/sup)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved