Breaking News:

Berita Badung

Terkendala NIB, Banyak UMKM di Badung Belum Miliki Sertifikat CHSE

Bahkan beberapa UMKM maupun warung yang berada di kawasan pariwisata belum sama sekali bisa terverifikasi terkait hal itu.

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Badung, Cokorda Raka Darmawan 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA – Ternyata di Kabupaten Badung masih banyak pelaku usaha yang usahanya belum memiliki sertifikat Cleanliness, Health, Safety, Environment Sustainability (CHSE).

Pasalnya untuk memiliki sertifikat tersebut harus mengantongi NIB (Nomor Induk Berusaha).

Bahkan beberapa UMKM maupun warung yang berada di kawasan pariwisata belum sama sekali bisa terverifikasi terkait hal itu.

Seperti halnya usaha kuliner di wilayah objek wisata Sangeh sama sekali belum memiliki sertifikat CHSE yang mencirikan sudah siap buka dengan standar protokol kesehatan.

Baca juga: Sebelum PTM, Semua Sekolah di Badung Wajib Lakukan Simulasi Pembelajaran

Bahkan kabarnya anggota dewan juga sempat ingin memfasilitasi masyarakat khususnya UMKM untuk memperoleh sertifikat CHSE , namun tidak bisa lantaran dilakukan secara online.

Satu syarat tidak bisa terpenuhi, maka tidak bisa melakukan verifikasi.

Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Badung, Cokorda Raka Darmawan tak menampik hal tersebut.

Bahkan mengakui tak mampu berbuat banyak untuk pelaku usaha yang belum bisa mengantongi sertifikat CHSE itu.

“Itu (CHSE) kewenangan pusat, tapi akan kami coba komunikasikan,” tegas Cok Darmawan saat dikonfirmasi Selasa 28 September 2021,

Birokrat asal Gianyar ini akan mencoba menyampaikan kendala yang dihadapi di lapangan, sehingga ada jalan keluar bagi pelaku usaha pariwisata yang tidak dapat mengakses CHSE lantaran terkendala NIB.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved