Breaking News:

Serba Serbi

Pati Brata, Ajaran Kesetiaan Istri pada Suami dalam Kepercayaan Hindu di Bali

Semisal dalam upacara pawiwahan (pernikahan) sang suami membawa tegen-tegenan berisi kunyit, kladi, ending, pujer dan membawa sapu

Surya Malang
ilustrasi pernikahan - Pati Brata, Ajaran Kesetiaan Istri pada Suami dalam Kepercayaan Hindu di Bali 

Laporan Wartawan Tribun Bali, A A Seri Kusniarti

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Pati Brata, artinya setia pada suami.

Dalam ajaran Hindu kesetiaan istri pada suami ini, tersirat dalam upacara perkawinan.

Semisal dalam upacara pawiwahan (pernikahan) sang suami membawa tegen-tegenan berisi kunyit, kladi, ending, pujer dan membawa sapu.

Kemudian si istri membawa bahan dagangan sambil berjalan.

Baca juga: Kiamat atau Pralaya, Wisnu Purana Berikut Arti dan Maknanya Dalam Hindu

Lalu ada bagian si wanita dipecut dengan sapu.

Hal ini mengandung isyarat, apapun rintangan yang datang selama berumah tangga akan dihadapi bersama-sama sehidup-semati.

Oleh sebab itu, perceraian sangat dihindari oleh pasangan suami-istri dalam umat Hindu sejak dahulu kala.

Salah satu ajaran yang mengandung ajaran Pati Brata adalah kisah Dewi Sita dalam epos Ramayana.

Dikisahkan bahwa Dewi Sita sangat setia dengan Rama Dewa.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved