Breaking News:

Kesehatan

Pendarahan Otak, Penyebab, Ciri-ciri, dan Akibatnya

Banyak di antara penderita pendarahan otak yang selamat dari serangan penyakit ini.

Net
Ilustrasi 

TRIBUN-NEWS.COM - Pendarahan otak dapat berdampak fatal apabila tidak mendapatkan pertolongan medis yang tepat dan cepat.

Melansir MedicineNet, terdapat beberapa jenis pendarahan otak sesuai lokasinya.

Ada pendarahan otak di dalam tengkorak, di dalam organ otak, di antara pelapis otak (meninges) dan jaringan otak, atau di antara tengkorak dan otak.

Banyak di antara penderita pendarahan otak yang selamat dari serangan penyakit ini.

Baca juga: Hati-hati Jika Sering Migrain, Bisa Jadi Gejala Tumor Otak, Kenali Ciri dan Pengobatannya

Namun, proses pemulihan pendarahan otak acapkali membutuhkan waktu berbulan-bulan.

Apa saja akibat pendarahan otak?

Dilansir dari Medical News Today, pendarahan otak bisa menghambat kinerja sel saraf, sehingga fungsi sejumlah bagian tubuh terganggu.

Akibat pendarahan otak tergantung lokasi pendarahan dan kerusakan yang terjadi.

Baca juga: Ini 12 Gejala Pendarahan Otak, Tetap Waspada

Namun, semuanya bisa menimbulkan risiko serius bagi kesehatan. Beberapa akibat atau komplikasi yang disebabkan pendarahan otak, antara lain:

  • Kelumpuhan
  • Mati rasa atau kelemahan di bagian tubuh
  • Susah menelan atau disfagia
  • Gangguan penglihatan
  • Menurunnya kemampuan bicara atau memahami kata-kata
  • Kebingungan
  • Hilang ingatan atau gangguan daya ingat
  • Masalah emosional

Akibat pendarahan otak ini bisa terjadi permanen atau sementara, tergantung perawatan medisnya.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved