Breaking News:

Ditangkap di Ubud, WNA Nigeria Dan Pantai Gading Ini Ngaku Anggota Militer Hingga Kerap Judi Online 

Kedua WNA tersebut masuk ke Wilayah Indonesia menggunakan program bebas visa kunjungan sosial budaya.

Istimewa / Humas Kanwil KemenkumHam Bali
WNA dari Nigeria dan Pantai Gading ditangkap di Ubud, Bali 

TRIBUN BALI.COM, DENPASAR - Dua orang warga negara asing (WNA) di Bali yang berasal dari Nigeria dan Pantai Gading dideportasi oleh Rumah Detensi Imigrasi Denpasar (Rudenim) pada Rabu 29 September 2021. 

WNA tersebut bernama Ernest Okechukwu Okanya dan Souleymane Konate. 

Awalnya mereka berdua ditangkap di Ubud pada tanggal 2 September 2021.

"Kedua WNA tersebut ditangkap di Banjar Penestanan Kaja, Desa Sayan, Kecamatan Ubud oleh Petugas dari Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas I TPI Denpasar karena tidak memiliki izin tinggal keimigrasian dan melebihi masa tinggal (overstay),” ujar Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Bali, Jamaruli Manihuruk dalam keterangannya Rabu 29 September 2021.

Bukan hanya melanggar administratif keimigrasian, Jamaruli mengungkapkan bahwa kedua WNA tersebut juga melakukan penipuan terhadap sesama WNA.

Mereka berkedok ngaku sebagai anggota militer dan meminta sejumlah uang yang berada di luar negeri.

Selain itu keduanya juga kerap judi bola online. Itu terbukti dari barang bukti yang disita berupa Laptop, handphone dan beberapa Simcard.

Ernest Okechukwu Okanya diketahui datang ke Indonesia pada tanggal 17 Desember 2019 dan Souleymane Konate masuk ke Indonesia pada tanggal 15 Maret 2020.

Kedua WNA tersebut masuk ke Wilayah Indonesia menggunakan program bebas visa kunjungan sosial budaya.

Setelah dilakukan penangkapan, kedua WNA tersebut diserahkan ke Rudenim Denpasar pada tanggal 3 September 2021 dalam rangka menunggu proses pendeportasian ke negara asalnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved