Breaking News:

Sponsored Content

Inspeksi Proyek di Nusa Penida, Temui Masalah Pengangkutan Pipa dan Rehab Kelas Tak Sampai Finishing

Ada beberapa permasalahan yang ditemui, seperti permasalahan pengangkutan material sampai ada sekolah yang dibangun tidak sampai finishing

Penulis: Eka Mita Suputra | Editor: Wema Satya Dinata
Tribun Bali/Eka Mita Suputra
Wabup Klungkung I Made Kasta saat meninjau sejumlah pembangunan fisik di Nusa Penida, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUN-BALI.COM, SEMARAPURA – Wakil Bupati (Wabup) Made Kasta melakukan inspeksi terhadap proyek fisik di Nusa Penida.

Ada beberapa permasalahan yang ditemui, seperti permasalahan pengangkutan material sampai ada sekolah yang dibangun tidak sampai finishing.

Ada tiga lokasi yang dituju rombongan Wabup Made Kasta, yakni pembangunan jaringan distribusi dan sambungan rumah di Desa Sekartaji, serta rehabilitasi ruang kelas di SD N 4 Klumpu dan SD N 7 Sakti.

Di lokasi pembangunan jaringan distribusi dan sambungan rumah di Desa Sekartaji, Wabup Made Kasta menerima informasi dari pelaksana jika ada masalah pendistribusian bahan ke lokasi.

Baca juga: 14 Lingga Ditemukan, Diperkirakan Peninggalan Masa Kerajaan, Wabup Klungkung Minta Dikaji

" Pelaksana mengaku ada masalah menyeberangkan pipa ke Nusa Penida. Kita tekankan agar Dinas Perhubungan bisa membantu, agar tidak terjadi kelambatan. Harusnya saat ini pipa sudah terpasang," ungkap Made Kasta.

Selanjutnya meninjau rehab kelas di SD N 4 Klumpu.

Rehabilitasi kelas di lokai ini nilai kontraknya hanya Rp299 juta yang bersumber dari DAK (dana alokasi khusus).

Dengan nilai itu, pengerjaan rehab kelas itu tidak sampai finishing.

 Idealnya alokasi anggaran untuk rehab kelas tersebut senilai sekitar Rp1,1 miliar

" Dengan nilai itu, ternyata rehab kelas di sekolah ini tidak sampai finishing. Tembok tidak diplester dan lantai hanya di rabat," ungkap Made Kasta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved