Breaking News:

Berita Karangasem

5000 Liter Air Bersih Didistribusikan ke Warga Karangasem

BPBD Karangasem bersama ACT terus mendistribusikan air bersih ke pelosok desa yang kesulitan air bersih di Karangasem

Tribun Bali/Saiful Rohim
Petugas BPBD bersinergi dengan ACT mendistribusikan air bersih ke Desa Tianyar, Kecamatan Kubu. Kegiatan ini dilakukan untuk mengurangi kesulitan air bersih, Jumat 1 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, KARANGASEM - Badan Penanggulangan Bencana  Daerah (BPBD) Karangasem bersama ACT terus mendistribusikan air bersih ke pelosok desa yang kesulitan air bersih di Karangasem.

Seperti di Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, Desa Buana Giri, Kecamatan  Bebandem, dan Desa Datah.

Plt. Kepala BPBD Kaarangasem, IB Ketut Arimbawa, mengatakan, petugas gabungan terus distribusikan air bersih, Jumat 1 Oktober 2021, petugas telah mendistribusikan air bersih ke Banjar Paleg, Desa Tianyar, Kec. Kubu.

Jumlahnya sebanyah 5.000 liter, dan diperuntukan ke 50 kepala keluarga (KK).

Baca juga: Rem Blong, Truk Tabrak Tebing di Rendang Karangasem, Kerugian 60 Juta

"Pendistribusian air bersih oleh BPBD Provinsi Bali dan BPBD Kabupaten Karangasem merupakan sumbangn dari ACT. Air tersebut didistribusikan ke  Tianyar, Kecamatan Kubu. Masyarakat  disekitaar sangat antusias dengan bantuan ini,"ungkaap IB Ketut Arimbawa.

Sehari sebelumnya, kata IB Ketut Arimbawa, petugas juga mendistribusikan air bersih ke Banjar Dinas Paleg, Desa Tianyar.

Jumlahnya 5.000 liter. Didistribusikan di dua titik, yakni 2.500 liter diberikan ke cubang kelompok samuh untuk 50 KK dan sisanya diberikan ke Pos gerembeng untuk 30 KK

Baca juga: Luh Eka Rini Meninggal di Jurang, Mobil Kundangan Terperosok di Desa Bugbug Karangasem

Ditambahkan, dari tanggal 10 September sampai 1 Oktober 2021, petugas gabungan yang terdiri dari BPBD Provinsi, Kabupaten dan ACT telah mendistribusikan 60.000 liter air bersih.

Pihaknya berharap bantuan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Mengingat musim kemarau diprediksi akan lama.

Sesuai pemetaan dari BPBD Karangasem, 50 persen daerah di Bumi Lahar diperkirakan akan mengalami kesulitan air bersih (kekeringan) memasuki musim kemarau.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved