Breaking News:

Berita Bali

Kabaharkam Polri Tinjau Vaksinasi Merdeka Ratusan Nelayan di Kapal Polisi Pelabuhan Benoa Bali

Ditpolairud Polda Bali dan Baharkam Polri itu ditinjau langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistiy

Penulis: Adrian Amurwonegoro | Editor: Noviana Windri
Tribun Bali/Andrian Amurwonegoro
Kabaharkam Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistiyanto M.Si., saat meninjau vaksinasi nelayan dan masyarakat pesisir di Kapal Polisi Enggang 4016, Dermaga Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar, Bali, pada Jumat 1 Oktober 2021. 

Laporan wartawan Tribun Bali, Adrian Amurwonegoro

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Sedikitnya 250 orang nelayan dan masyarakat pesisir menjalani vaksinasi di Kapal Polisi Enggang, Dermaga Pelabuhan Benoa, Kota Denpasar, Bali, pada Jumat 1 Oktober 2021. 

Kegiatan bertajuk Vaksinasi Merdeka yang digelar Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Bali dan Baharkam Polri itu ditinjau langsung oleh Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Baharkam) Polri Komjen Pol Drs. Arief Sulistiyanto M.Si., bersama jajaran.

"Melalui Vaksinasi Merdeka ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi para nelayan, anak buah kapal, masyarakat pesisir yang tidak sempat menuju ke tempat vaksinasi di daratan. Kami memanfaatkan kapal-kapal Polri yang BKO di wilayah Polda Bali ini," kata Komjen Arief saat dijumpai Tribun Bali di sela kegiatan.

Kabaharkam Polri memberikan pengarahan kepada seluruh ABK kapal, Kasatpolair dan jajaran Ditpolairud Polda Bali untuk membantu mempercepat vaksinasi masyarakat yang belum mendapat vaksin.

Baca juga: Soal Kepastian Jadi Tidaknya Digelarnya Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2021, Ini Kata Kabaharkam Polri

Baca juga: Siswa Belum Boleh Vaksin Rentan Terpapar Covid-19, IDI Denpasar Harap Sosialisasi PTM Jelas 

Baca juga: Persiapan PTM Bulan Oktober di Tabanan, Guru Belum Vaksin Tak Diizinkan Mengajar 

"Sehingga seluruh warga masyarakat Bali yang sekarang sudah 97 persen agar dapat divaksinasi semua," ujarnya.

Menurutnya, vaksinasi di Bali layak diprioritaskan karena Pulau Dewata selain daerah tujuan wisata utama, juga merupakan tempat pertemuan event-event internasional.

"Bali menjadi fokus yang penting diprioritaskan kegiatan vaksiansi, sebagai tujuan wisata internasional, tempat strategis banyak evemlnt internasional yang diselenggarakan di Bali dan kegiatan yang melibatkan organisasi internasional, sehingga interaksinya adalah interaksi dunia internasional, kehadiran Polri memberikan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warga negara yang berkegiatan dan beraktivitas di Bali," paparnya.

Komjen Pol Arief juga menekankan walaupun masyarakat sudah tervaksinasi agar tidak lantas mengabaikan protokol kesehatan namun justru harus ditingkatkan menjadi pelopor penerapan prokes supaya kasus COVID-19 di Bali semakin terkendali.

"Walaupun sudah vaksiansi, prokes harus tetap dijaga dan diperketat, ditingkatkan karena akan menjadi cara untuk mencegah terjadinya penularan antar individu," ujarnya.

"Kalau prokes sudah menjadi gaya hidup baru, sehingga aktivitas bisa dilakukan dengan Prokes mendukung kebangkitan pariwisata Bali," pungkasnya.

Baca juga: Wisatawan dengan Vaksin Campuran Bisa Liburan ke 6 Negara Eropa Ini, Ada Denmark Hingga Norwegia

Baca juga: Terkait Vaksin Covid-19, Ketahui Hal yang Harus Dilakukan Sebelum, Saat, dan Setelah Vaksin

Selain vaksinasi, kegiatan juga diisi dengan bakti sosial pembagian sembako kepada nelayan dan masyarakat pesisir.

Adapun dalam kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Dirpolair Korpolairud Polri Brigjen Pol Yassin Kosasih, Dirbinpotmas Korbinmas Baharkam Polri Brigjen Pol Edy Murbowo, Waka Polda Bali Brigjen Pol Drs. I Ketut Suardana, serta Dirpolairud Polda Bali Kombes Pol Toni Ariadi. (*)

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved