Breaking News:

Berita Bangli

Vaksinasi Covid-19 di Bangli Telah Mencapai 100 Persen

Dari target jumlah tersebut, sampai tanggal 30 September 2021, sebanyak 206.594 orang atau 119,28 persen warga Bangli

TRIBUN BALI/M FREDEY MERCURY
Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Desa Kintamani, Kabupaten Bangli, Jumat 1 Oktober 2021. 

TRIBUN-BALI.COM, BANGLI – Capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bangli hingga kini telah menembus angka 100 persen dari target.

Jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah mengingat penyintas Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang telah diperbolehkan vaksin minimal satu bulan setelah dinyatakan sembuh.

Dikonfirmasi Jumat 1 Oktober 2021, Humas Satgas Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan, sasaran vaksinasi di Bangli sebanyak 173.206 orang.

Baca juga: Sejak 27 September 2021, Lebih dari 75 Persen Sekolah di Bangli Telah Menggelar PTM Terbatas

Baca juga: Ketua Tim Wasev Letjen TNI Benny Susianto Kunjungi Lokasi TMMD ke-112 di Desa Pengotan Bangli

Dari target jumlah tersebut, sampai tanggal 30 September 2021, sebanyak 206.594 orang atau 119,28 persen warga Bangli telah mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

“Jumlah tersebut merupakan capaian vaksin dosis I. Sementara capaian vaksinasi dosis II tercatat sebanyak 86 persen,” kata Dirgayusa.

Dia tak memungkiri, jumlah ini akan bertambah mengingat adanya aturan baru yang memperbolehkan penyintas Covid-19 untuk divaksin minimal sebulan setelah sembuh.

“Itu untuk yang bergejala ringan dan sedang. Sementara yang bergejala berat tetap tiga bulan setelah sembuh baru bisa divaksin. Hanya saja untuk berapa jumlah penyintas covid-19 yang belum tervaksin, kami belum menerima datanya,” ujar dia.

Sampai hari ini vaksinasi covid-19 bagi masyarakat umum masih terus digencarkan.
Pelaksanaan vaksinasi menyasar beberapa tempat, di antaranya Desa Kintamani dan Desa Abuan, Kecamatan Susut.

Kegiatan vaksinasi dipantau langsung oleh Babinsa Koramil setempat untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 aman dan lancar.

Dandim 1626/Bangli Letkol Inf I Putu Suwardana mengungkapkan, vaksinasi Covid-19 terus dilaksanakan di daerah itu demi mencapai kekebalan komunal.

Dandim berharap agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) meskipun sudah divaksin. “Kami berpesan kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan,” demikian Letkol Putu Suwardana.

Berita lainnya dari Bangli

Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved