Badung Unggul Maju Sejahtera
Badung Unggul Maju Sejahtera

Bali United

Bali United vs Persikabo 1973, Coach Teco: Harusnya Kami Dapat Penalti dan Menang

Teco menambahkan, harusnya Bali United bisa seri pada babak pertama. Pada Babak kedua Bali United lebih meneyrang dengan berubah taktik. 

Penulis: Marianus Seran | Editor: Alfonsius Alfianus Nggubhu
BOLASPORT.COM/HARRY PRASETYA
Pelatih Bali United Stefano Cugurra Teco memberi instruksi saat lawan Persik Kediri 

Laporan wartawan Tribun Bali, Marianus Seran 

TRIBUN-BALI.COM - Setelah hanya meraih hasil seri 1-1 kontra Persikabo 1973 pada pekan ke - 6 Liga 1 Indonesia 2021-2022, Sabtu 2 Oktober 2021, pelatih Bali United Stefano Cugurra kembali menyoroti kinerja wasit. 

Usai laga, Teco mengatakan harusnya Bali United menangi pertandingan ini. Bali United harusnya mendapat penalti, namun wasit tidak memberikannya. 

"Persikabo 1973 bermain bagus di babak pertama. Mereka bisa cetak gol pertama. Kita punya penalti. Wasit lihat tapi tidak kasih, " tegas Teco usai laga. 

Teco menambahkan, harusnya Bali United bisa seri pada babak pertama. Pada Babak kedua Bali United lebih meneyrang dengan berubah taktik. 

" Kami menghasilkan dua peluang kena tiang gawang. Seharusnya kami menang, " kata Teco. 

Baca juga: Shin Tae Yong Ungkap Alasan Tak Panggil Spasojevic ke Timnas, Ternyata ini Penyebabnya

Baca juga: HASIL BALI UNITED vs PERSIKABO! Drama Hingga Menit Akhir, Lerbi Selamatkan Serdadu Tridatu

Baca juga: PERSIB BANDUNG vs PSM MAKASSAR, Maung Bandung Dapat Dukungan dari Eks AC Milan

Baca juga: STARTING XI Persib Bandung vs PSM Makassar, Ini 2 Pemain Pengganti Igbonefo dan Kuipers

Setelah melakoni seri pertama, Bali United sudah mengumpulkan 12 poin, telah mencetak 9 gol dan 6 kebobolan. Teco mengakui tim lawan memiliki kualitas mencetak gol. 

"Kita harus lihat kualitas dari lawan. Mereka punya kualitas membobol gawang dari kombinasi punya umpan bagus, dan kita tahu  lawan juga punya kualitas tidak mau kebobolan Persikabo 1973  contoh bagi semua tim di Indonesia," jelas Teco. 

Menurut Teco, ketika Liga 1 tidak jalan atau berhenti dan libur, Persikabo 1973  tetap latihan bagus dan professional. 

Sementara itu, striker lokal Bali United Lerby Eliandri, bersyukur karena tim tidak jadi kalah. 

" Banyak sekali peluang kami tidak bisa konversi gol. Tapi itulah sepakbola. Bali United gagal memuncaki klasemen. Tapi masih banyak pertandingan. 
Seharusnya bisa dapat tiga poin, tapi hilang dua poin hari ini (Sabtu 2 Oktober 2021)," katanya. 

Lerby Eliandri striker Bali United yang datang dari bangku cadangan mengganti gelandang Rizky Pellu menit 62 menjadi pahlawan yang menyelamatkan Bali United dari kekalahan. 

Skor seri 1-1 hadapi Persikabo 1973 pada pekan ke - 6 Liga 1 Indonesia 2021-2022, Sabtu 2 Oktober 2021, menjadi hasil terbaik dalam laga ini. 

Lerby mencetak gol menit 88 setelah mendapat kesempatan bola liar di depan gawang.

Bola berawal dari sepak pojok gelandang asing asal Brasil, Eber Bessa kemudian diheading striker Ilija Spasojevic yang membentur pemain bek Persikabo 1973 di depan gawang kemudian langsung disodok Lerby ke gawang Fadiilah. 

Gol ini membalas gol yang dicetak striker muda Persikabo 1973 Dimas Drajat menit 31. 

Gol ini bermula dari sisi kiri pertahanan Bali United yang dikawal Ricky Fajrin.

Bola krosing mampu dimanfaatkan Firza Andika kepada Dimas Drajat yang tuntas menjadi gol.

Jalannya Pertandingan:

Pertandingan Bali United vs Persikabo 1973 berlangsung seru.

Bali United yang menurunkan semua pemain intinya melakukan inisiatif serangan sejak menit awal.

Pemain-pemain seperti Brwa Nouri dan Eber Bessa diturunkan sejak menit awal.

Kedua tim bermain terbuka sejak menit awal.

Beberapa peluang tercipta dari penyerang-penyerang kedua tim.

Beberapa kali Stefano Lilipaly, Spasojevic dan Melvin Platje mem-bombardir pertahanan Persikabo 1973

Namun rapatnya lini pertahanan Persikabo yang digawangi oleh Gilang Ginarsa, Pushniakow, Andy dan Roni Beroperay sulit ditembus oleh para pemain Bali United.

Sementara itu Persikabo 1973 juga tampil sangat menyerang.

Tim ini memang bermain tanpa beban menghadapi Bali United

Beberapa kali lini serang Persikabo 1973 yang dimotori oleh Ciro Alves merepotkan pertahanan Bali United.

Pemain muda Persikabo 1973 Firza Andhika dengan mudahnya mengobok-obok perthanan Bali United.

Pemain Bali United beberapa kali melakukan kesalahan yang membuat tim begitu cepat kehilangan bola

Wawan Hendrawan beberapa kali harus jatuh bangun pertahankan gawangnya dari kebobolan.

Kordiniasi yang lemah di lini pertahanan Bali United membuat Firza Andhika dan kawan-kawan dengan mudahnya lolos.

Puncaknya Persikabo 1973 berhasil mencetak gol pembuka ke gawang Wawan Hendrawan pada menit ke-29 melalui Dimas Drajat

Berawal dari penetrasi Gilang Ginarsa di sisi kiri melewati Ricky Fajrin lalu melepaskan umjpan ke kotak pinalti.

Firza Andhika yang tak terkawal di kotak pinalti memantulkan bola ke aras Dimas Drajat yang dengan sekali sontekan menceploskan bola ke gawang Bali United.

Skor 0-1 bagi keunggulan Persikabo 1973.

tertinggal satu gol, Bali United mulai bangkit.

Beberapa kali Brwa Nouri dkk mencoba menembus pertahanan Persikabo namun gagal membuahkan gol.

Hingga babak pertama berakhir, skor 0-1 tetap bertahan untuk keunggulan Persikabo 1973.

Masuk babak kedua tensi pertandingan semakin tinggi.

Kedua tim sama-sama melakukan serangan bertubi-tubi ke gawang lawan.

Namun Bali United tetap memgang kendali permainan.

Aliran bola dari lini tengah sudah mulai membaik.

Beberapa kali serngan Bali United mampu menembus pertahanan Persikabo 1973.

Gemilangnya penjaga gawang Persikabo 1973 Sahrul Fadilah membuat peluang Bali United tidak berbuah gol.

Sahrul beberapa kali melakukan penyelamatan gemilang.

Bali United sempat memiliki peluang melalui sundulan Spaso dan Eber Bessa, namun bola masih diselamatkan oleh tiang gawang.

Melihat lini depan timnya buntu, Coach Teco melakukan sejumlah pergantian pemain.

Beberapa pemain seperti Lerbi Eliandri, Hariono dan Fahmi Al-Ayubi dimasukkan.

Alhasil penyerangan Bali United makin menjadi-jadi.

Beberapa kali gawang Sahrul dibombardir para penuerang Bali United.

Puncaknya di menit ke 85, gol yang ditunggu-tunggu publik Bali datang melalui Lerbi Eliandri.

Berawal dari sepak pojok Eber Bessa bola langsung diarahkan ke Wilian Pacheco yang ada di kotak pinalti.

Bola tandukan Pacheco jatuh di kaki Lerbi ELiandi yang dengan mudah menceploskan bola ke gawang. Skor 1-1 untuk kedua tim.

Selepas gol itu Bali United tetap melancarkan serangan ke gawang Persikabo.

Namun hingga peluit panjang akhir pertandingan dibunyikan, skor 1-1 tidak berubah.

Susunan Pemain :

Bali United :

Kiper Wawan Hendrawan

Belakang Dias Angga, Leonard Tupamahu, Willian Pacheco, Ricky Fajrin

Gelandang, Brwa Nouri, Eber Bessa, Rizky Pellu

Penyerang Melvin Platje, Ilija Spasojevic dan M Rahmat.

Persikabo 1973 :

Kiper Sahrul Fadilah

Belakang, Gilang, Pushniakow, Andy, Baroperay

Gelandang, Andre, Shumeiko, Manahati Lestusen

Penyerang Andhika, Ciro Alves, Dimas Derajat. (*) 

Sumber: Tribun Bali
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved