Breaking News:

Berita Badung

Terkait Ganjil Genap di Kuta, Giri Prasta Akui Sependapat dengan Dewan Soal Perlu Adanya Evaluasi

Komisi II DPRD Badung menilai ganjil genap belum waktunya diterapkan lantaran situasi Kuta belum ramai kunjungan wisatawan

Tribun Bali/I Komang Agus Aryanta
Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta 

TRIBUN-BALI.COM, MANGUPURA - Penerapan Ganjil Genap di Kuta sebelumnya mendapat sorotan dari kalangan dewan.

Bahkan Komisi II DPRD Badung menilai ganjil genap belum waktunya diterapkan lantaran situasi Kuta belum ramai kunjungan wisatawan.

Menyikapi kondisi itu, Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta juga mengaku sependapat dengan tanggapan dewan. Sehingga menurutnya pelaksanaan arus lalulintas ganjil genap itu  belum waktunya  diterapkan di tengah masih lengangnya kondisi Kuta.

Menurutnya, saat ini lebih penting fokus kesiapan menyambut pembukaan pariwisata internasional seperti wacana pemerintah pusat. Bahkan sektor perekonomian tersebut, yang harus ditingkatkan untuk memulihkan kembali pariwisata

Baca juga: Terseret Arus Saat Mandi di Pantai Pererenan, 2 WNA Jerman Berhasil Diselamatkan Balawista Badung

"Kalau dewan mengatakan belum tepat diterapkan saat ini, kami sependapat. Bahwa di era sekarang ini, kita kembalikan dulu pada titik nol. Bagaimana kita bisa menciptakan euforia (keramaian Kuta, red) seperti dulu, tetapi dengan protokol kesehatan ketat," ujar Giri Prasta saat ditemui Jumat 1 Oktober 2021 lalu.

Bupati Giri Prasta mengatakan, sistem ganjil genap harus memiliki sebuah perencanaan yang matang, serta uji coba sebagai evaluasi sebelum benar-benar diterapkan.

"Jadi kita harus meningkatkan kesadaran masyarakat akan prokes dulu, selebihnya siap untuk pembukaan pariwisata mancanegara," ucapnya

Dulu, kata Bupati asal Desa Pelaga Kecamatan Petang itu,  pernah dilakukan sistem pemecah arus di kawasan Kecamatan Kuta, khususnya akses jalan menuju pantai kuta bersama tim dari Polda Bali dan Polresta Denpasar.

Namun saat dilakukan uji coba, ternyata sistem itu tidak memungkinkan.

"Bahasa sederhananya, tidak efektif. Maka itu dikembalikan seperti semula lagi," tegasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved