Breaking News:

Travel

Rasa ‘Maknyus’ Sate Lilit di Warung Sari Alit Tohpati Denpasar, Tidak Bikin Kantong Bolong

Warung Sari Alit berada di pinggiran kota Denpasar, tepatnya di Jalan WR Supratman No. 332, Kesiman, Kertalangu, Denpasar Timur, Bali.

Tribun Bali/I Putu Juniadhy Ekaputra
Warung Sari Alit Tohpati Denpasar, Bali, Sabtu 2 Oktober 2021 - Tidak Buat Kantong ‘Bolong’, Rasa ‘Maknyus’ Sate Lilit di Warung Sari Alit Tohpati Denpasar 

TRIBUN-BALI.COM, DENPASAR - Warung Sari Alit berada di pinggiran kota Denpasar, tepatnya di Jalan WR Supratman No. 332, Kesiman, Kertalangu, Denpasar Timur, Bali.

Warung Sari Alit berlokasi dekat dengan perempatan lampu lalu lintas Tohpati.

Warung Sari Alit buka setiap hari, dari pukul 06.30 Wita hingga 18.00 Wita.

Pemiliki Warung Sari Alit, Gede Kariasa menuturkan, selama pandemi Covid-19 berlangsung omzetnya mengalami penurunan hingga sebesar 70 persen.

Namun setelah PPKM Bali turun ke level 3, pendapatannya mulai kembali meningkat, sekitar 30 persen dari omzet yang didapat saat PPKM level 4.

Kariasa mengatakan, hampir setiap minggunya Ia mendapatkan pesanan mengirim sate lilit ke luar daerah, seperti Surabaya.

“Iya, 200 tusuk ke Surabaya. Tapi beberapa kali pernah 3.000 tusuk,” tuturnya saat ditemui Tribun Bali, Sabtu 2 Oktober 2021.

“Pokoknya macam-macam. Ada yang dipakai untuk nikahan, dan ada juga yang dijual kembali,” tambahnya.

Setiap hari, kata Kariasa, warungnya menghabiskan lebih dari 30 kilogram luluh sate.

Baca juga: Desa Batannyuh Tabanan Kembangkan Wisata Alam & Spiritual, Siapkan Tubing, Tracking hingga Malukat

Kariasa menjelaskan, bahwa usaha yang digelutinya bersama sang istri telah berdiri sejak 2007, dan sejak awal hingga kini mengambil tempat di pinggiran Jalan WR Supratman, Denpasar Timur.

Halaman
123
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved